Pelatih Marcos Santos mengakui timnya masih dihantui kekalahan dari Persebaya Surabaya pekan lalu. Hal itu bahkan menurutnya menjadi penyebab Arema dikalahkan Persik Kediri 2-3 di Pekan 31 Super League 2025-2026, Minggu (3/5/2026).
Pada babak pertama, Marcos menyebut pasukannya masih terbawa suasana babak kedua melawan Persebaya pekan sebelumnya. Bedanya, empat gol dibuat Persebaya ke gawang Arema, sedangkan Persik tiga gol.
Ernesto Gomez memborong dua gol Persik, ditambah satu gol dari Telmo Rodriguez. Sementara pada babak kedua Arema berhasil membalas dua gol melalui Dalberto Luan Belo dan Walisson Maia.
“Sulit untuk membicarakan hal ini. Rasanya seperti babak kedua dari laga klasik sebelumnya belum benar-benar berakhir. Saya lihat tim kami masuk ke pertandingan ini dengan sikap dan pendekatan yang tak jauh berbeda seperti di babak kedua pada pertandingan terakhir,” kata Marcos dalam sesi jumpa pers usai laga.
Marcos Santos Sempat Minta Pemainnya Bangkit Ssbelum
Arema Dikalahkan Persik Kediri
Marcos sempat meminta para pemain Arema untuk bangkit di ruang ganti saat half time. Pelatih asal Brasil itu ingin mengubah sikap pemain di babak kedua.
Hasilnya, Arema bisa mengejar ketinggalan dua gol. Namun, itu belum cukup untuk menyelamatkan Arema dari kekalahan beruntun di dua laga Derby Jawa Timur.
“Saat jeda pertandingan, saya harus meminta para pemain untuk bereaksi agar benar-benar masuk ke dalam permainan. Karena jika itu gak dilakukan, ini akan menjadi sebuah aib seperti pertandingan sebelumnya,” pungkasnya.
