Arema gagal menang lagi di kandang usai kalah 0-2 dari Semen Padang, Sabtu (24/5/2025). Bek sayap Arema, Iksan Lestaluhu minta maaf atas kekalahan dalam laga pamungkas di Liga 1 2024-2025.
Sebetulnya, pada babak pertama, Arema mampu menahan imbang Semen Padang yang menginginkan tiga poin untuk bertahan di kasta tertinggi. Paruh pertama berakhir tanpa gol, 0-0.
Di menit 82, Semen Padang akhirnya bisa mencuri gol pertamanya, lewat aksi Felipe Chaby. Alih-alih membalas, Arema justru kebobolan untuk kedua kalinya di menit tambahan waktu babak kedua gara-gara gol Muhammad Ridwan.
“Saya mewakili pemain meminta maaf, karena belum bisa meraih tiga poin di kandang. Semua pemain sudah bekerja keras, tapi begitulah hasinyal, kita gak pernah tahu,” kata Iksan dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.
Arema Gagal Menang Lagi di Kandang karena Beban
Iksan mengakui jika masih ada sedikit beban ketika tampil di Stadion Kanjuruhan pasca Tragedi Kanjuruhan. Meski demikian, ditegaskannya, hal itu bukanlah kendala utama Arema gagal meraih tiga poin di kandang sendiri.
“Beban sih beban, tapi kami semua sudah bekerja keras, persiapan latihan sudah matang, sudah ikuti instruksi pelatih, tapi soal hasil kita belum tahu,” imbuhnya.
Pemilik jersey bernomor punggung 96 itu menilai kekalahan timnya bukan karena faktor kinerja wasit. Seperti diketahui, laga ini menentukan nasib Semen Padang terdegradasi atau tidak, sehingga sarat akan potensi kecurangan.
“Saya pikir wasit gak ada masalah, kepemimpinannya sangat bagus. Kita hanya gak bisa memanfaatkan peluang, itu saja,” pungkas pemain asal Tulehu itu.
