Arema kena come back Persib Bandung hingga akhirnya kalah 1-2 di Pekan 6 Super League 2025-2026, Senin (22/9/2025) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pelatih Marcos Santos kesal kepada wasit Asker Nadjafaliev yang memimpin pertandingan.
Sejatinya Arema unggul dulu 1-0 di babak pertama lewat gol Matheus Blade. Namun, Persib mampu menyamakan kedudukan di awal babak kedua melalui gol Uilliam Baros.
Sesaat setelah skor imbang 1-1, Arema punya kesempatan kembali memimpin karena unggul jumlah pemain setelah Frans Putros diganjar kartu merah di menit 63. Alih-alih mencetak gol kemenangan, gawang Arema justru kebobolan lagi di menit tambahan babak kedua oleh gol Federico Barba.
Saat kedudukan 1-1, Marcos mengklaim Arema seharusnya mendapatkan penalti di menit 84 saat Barba melakukan tarikan terhadap pemainnya di kotak penalti Persib. Namun, alih-alih dihadiahi penalti, setelah pengecekan VAR secepat kilat, di momen tersebut stoppernya, Luiz Gustavo diberi kartu kuning.
“Saya pikir, gak ada cara untuk gak membicarakan wasit. Itu penalti yang jelas bagi kami. Seharusnya lewat penalti itu kita bisa memimpin lagi 2-1. Kalau itu terjadi, mungkin situasi pertandingan menjadi lain,” kata Marcos dalam sesi jumpa pers usai laga.
Arema Kena Come Back Persib Bandung, Marcos Santos Tetap Bangga Dengan Pemain
Meski kalah, Marcos tetap bangga dengan pemain Arema. Pelatih asal Brasil itu menilai para penggawa Singo Edan sudah menampilkan permainan terbaiknya.
Ini menjadi kekalahan kedua bagi Arema musim ini, secara beruntun. Sebelumnya, Arema kalah dari Dewa United dengan skor yang sama dan di tempat yang sama.
“Ini pertandingan yang sulit, pertandingan yang persiapannya kami bangun selama seminggu. Kami tahu betapa bagusnya Bandung. Kami memainkan pertandingan yang bagus. Saya bangga dengan para pemain yang memberikan segalanya,” pungkas pelatih berusia 46 tahun itu.
