Arema ketiban sanksi Komdis (Komite Disiplin) PSSI lagi di pengujung putaran pertama Super League 2025-2026. Sanksi itu dijatuhkan gara-gara “pesta kembang api’ di hotel Persik Kediri menginap.
Dalam surat keputusannya, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman menyusul insiden penyalaan kembang api yang terjadi di area Hotel Miami, Kepanjen, Kabupaten Malang, tempat Persik menginap, sehari sebelum laga lawan Arema di Pekan 17. Sanksi berupa denda Rp60 juta pun dijatuhkan kepada klub Arema, ditambah denda Rp40 juta kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Arema.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan penyesalan mendalam atas sanksi ini. Ditegaskannya, manajemen akan menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi serius.
“Kami menyesalkan terjadinya kejadian ini yang kembali berdampak pada klub. Arema menghormati keputusan Komdis PSSI dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi menyeluruh agar ke depan pelaksanaan pertandingan dapat berjalan lebih baik,” kata Yusrinal.
Kok Bisa Arema Ketiban Sanksi Komdis PSSI karena Aktivitas di Luar Pertandingan?
Muncul pertanyaan, kok bisa Arema kena sanksi Komdis PSSI karena aktivitas di luar pertandingan? Ketua Panpel Arema, Erwin Hardiyono buka suara terkait permasalahan ini.
Menurutnya, regulasi keamanan dan ketertiban pertandingan memiliki cakupan yang luas, tidak hanya terbatas pada durasi 90 menit di dalam stadion. Erwin menekankan perlunya sosialisasi masif kepada seluruh pihak, termasuk para suporter, mengenai batasan “psywar” yang diperbolehkan dan yang dilarang.
“Kami perlu menyosialisasikan secara tegas bahwa aktivitas perilaku negatif yang berkaitan dengan pertandingan, baik sebelum, sesaat, maupun sesudah laga, meskipun terjadi di luar stadion, masih dianggap sebagai pelanggaran oleh regulasi,” kata Erwin.
Panpel Arema menghimbau agar semua pihak tak lagi melakukan tindakan kontraproduktif. Apalagi aktivitas yang justru membebani klub dan merugikan nama organisasi Aremania.
“Kami memohon kepada semua pihak, termasuk oknum fans, untuk tidak mengulangi bentuk-bentuk psywar dengan cara yang merugikan klub. Kejadian di hotel tim tamu ini adalah contoh nyata bagaimana tindakan di luar stadion tetap berdampak sanksi bagi Arema,” imbuhnya.
