Saat gabung Arema, Choi Bo-kyeong dikhawatirkan terkendala bahasa saat berkomunikasi dengan pelatih Joel Cornelli dan para penggawa Singo Edan lainnya. Stopper Korea Selatan itu diduga tak bisa berbahasa selain bahasa negara asalnya.
Choi menjadi salah satu rekrutan anyar Arema untuk Liga 1 2024-2025. Pemain berusia 36 itu dikontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan di musim berikutnya.
Dalam sesi jumpa pers perkenalan di Kandang Singa, Choi selalu berbicara dengan Bahasa Korea. Lalu, sang penerjemah di sampingnya menerjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, lalu diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Manajer Bisnis Arema, Munif Bagaskara Wakid.
“Saya pernah tinggal selama satu tahun di Brasil untuk belajar di Sekolah Sepak Bola saat berusia 13 tahun. Jadi, saya bisa sedikit Bahasa Portugis, sehingga masih bisa berkomunikasi dengan pelatih (Joel Cornelli yang berasal dari Brasil),” kata Choi.
Choi Bo-kyeong Terkendala Bahasa, Tapi Ingin Membangun Chemistry
Meski agak terkendala bahasa, Choi ingin bisa berkomunikasi dengan lancar dengan para penggawa Arema lainnya. Upaya itu dilakukannya demi membangun chemistry dalam tim Arema.
“Saya juga ingin membangun komunikasi dengan para pemain asing dan pemain lokal Arema,” imbuh mantan pemain Suwon FC dan Jeonbuk Hundai tersebut.
“Soal persaingan itu tidak masalah, yang terpenting adalah chemistry di antara kami semua.”
