Johan Farizi, Satu-satunya Pemain Arema Pemakai Jersey 87

Johan Farizi, Satu-satunya Pemain Arema Pemakai Jersey 87
Joha Farizi (C) DANI KRISTIAN

Johan Farizi ternyata memegang satu rekor pribadi sepanjang memperkuat Arema. Pemain asli Malang itu menjadi satu-satunya pemain Arema pemakai jersey 87.

Sebelum dikenakan oleh Farizi, jersey dengan nomor punggung yang identik dengan tahun kelahiran Arema (1987) itu nganggur. Belum ada pemain Arema lainnya yang memakai nomor punggung 87 di kompetisi resmi sejak era Galatama 1987-1988.

Bisa jadi, alasannya karena pada masa sebelum Indonesia Super League (ISL) 2008-2009, PSSI belum mengizinkan pemakaian nomor punggung dengan angka besar seperti 87. Sebab, baik federasi maupun operator kompetisi belum memiliki regulasi yang mengatur hal tersebut.

Dilansir dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa pada masa Galatama (hingga musim 1993-1994), nomor punggung terbesar yang diizinkan dipakai adalah 23. Sementara, di era Liga Indonesia (mulai musim 1994-1995 hingga 2007-2008), nomor punggung terbesar yang boleh dipakai pesepak bola adalah 30.

Satu-satunya Pemain Arema Pemakai Jersey 87, Tapi Bukan Nomor Punggung Pertamanya

Kalau ada Aremania yang menyangka 87 adalah nomor punggung pertama Johan Farizi saat bergabung dengan Arema di ISL 2009-2010, maka salah besar. Nomor punggung pertama pemain berposisi bek kiri itu di Arema bukanlah 87.

Naik kelas dari Arema U-21 ke tim senior saat ISL 2009-2010, pemain yang akrab disapa Jhon ini memakai nomor punggung lain. Pelatih Robert Rene Alberts memberinya jersey bernomor punggung 20 yang dipakainya hingga era kepelatihan Miroslav Janu di ISL 2010-2011.

Jersey 87 baru dipakai Farizi saat kembali ke Arema yang bermain di ISL 2011-2012 pada putaran kedua di bawah asuhan pelatih Suharno. Sebelumnya, di Arema yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL), Farizi memakai nomor punggung 3.

Nomor punggung 87 juga tetap dikenakan Farizi ketika hengkang ke Persija Jakarta. Momen itu terjadi pada paruh musim ISL 2013 saat namanya kurang mendapatkan menit bermain di era pelatih Rahmad Darmawan.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.