Arema gagal cetak satu gol pun tanpa Dalberto Luan Belo ketika bermain imbang 0-0 Persijap Jepara di Pekan 4 Super League 2025-2026 (30/8/2025). Pelatih Arema, Marcos Santos tak mau menyalahkan penggantinya di lini depan.
Di laga tersebut, Marcos tak bisa memainkan Dalberto yang hingga Pekan 3 melesakkan enam dari tujuh gol Arema ke gawang lawan. Sebagai striker, pelatih berpaspor Brasil itu memasang Dedik Setiawan, lalu memasukkan Teuku Razzaa pada babak kedua.
Hasilnya, untuk pertama kalinya sejak Pekan 1, Arema tak berhasil melesakkan gol dalam 2×45 menit waktu normal. Untuk pertama kalinya pula Arema tanpa mencatatkan tembakan ke arah gawang lawan, sehingga kiper Persijap pulang tanpa satu save pun.
“Dedik dan Razzaa gak main buruk, mereka menampilkan permainan yang membuat saya sensng. Saya menyukainya, meski kita tahu itu adalah pertandingan di mana kami gak mencetak gol,” kata Marcos.
Gagal Cetak Gol Bukan Semata karena Arema Main Tanpa Dalberto Luan Belo
Marcos berkilah, Arema gagal mencetak gol lawan Persijap bukan semata karena faktor absennya Dalberto. Ada beberapa hal lain yang menjadi alasan yang masuk akal menurut pelatih berusia 46 tahun itu.
Dalam dua laga tandang di awal musim, Arema memang cukup kesulitan. Trbukti selain bermain imbang 0-0 dengan Persijap, Arema juga tak mampu mengalahkan PSIM Yogyakarta di mana laga berakhir 1-1.
“Kami cukup kesulitan mencetak gol di kandang lawan, karena kami tampil di bawah tekanan penonton. Tim tuan rumah begitu kuat saat tampil di kandang, bahkan mereka bisa menang 2-1 melawan juara liga musim lalu (Persib Bandung),” tandasnya.
