Gaya main Arema di era Ze Gomes dalam lanjutan Liga 1 2024-2025 menyita perhatian pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni. Menurut pria yang akrab disapa Bung Kus itu, ada yang berubah sejak ada pergantian pelatih dari Joel Cornelli.
Tanpa menyebut seperti apa permainan Arema di masa Joel melatih, Bung Kus menyebut, saat diarsiteki Ze, pemain Arema lebih punya kebebasan dalam berekspresi. Tapi, penggawa Singo Edan tetap memiliki tanggung jawab di posisi masing-masing.
Hal itu disampaikannya ketika membawakan siaran langsung laga Pekan 27 Liga 1 2024-2025 (13/3/2025) antara Arema vs Barito Putera. Arema memenangkan laga yang digelar di Stadion Soepriadi, Kota Blitar itu dengan skor 4-2.
“Gaya main Arema ini bisa dibilang all rounder player. Tentunya, dibutuhkan pemain-pemain smart,” kata Bung Kus kepada pasangan kerjanya sebagai komentator,Rendra Soedjono.
Contoh Perubahan Gaya Main Arema di Era Ze Gomes
Bung Kus memberikan contoh kasus sebagai bukti perubahan gaya main Arema di tangan Ze Gomes. Pria yang juga seorang jurnalis itu mencontohkan posisi dua bek sayap Arema, Achmad Maulana dan Johan Farizi.
Saat kedua sisi sayap itu ikut maju membantu serangan, pasti ada saja pemain lain yang membantu menutup celah yang mereka tinggalkan.
Begitu pula ketika dua stopper Arema bergerak ke kanan dan ke kiri, maka otomatis Pablo Oliveira turun ke belakang. Selain menjadi stopper ketiga, tugasnya menjadi jembatan saat posisi menguasai bola menyusun serangan.
“Mereka sepertinya dibebaskan bermain (ke posisi manapun), asal ada yang cover dari posisi terdekat,” pungkasnya.
