Ian Puleio buang peluang emas yang bisa bawa Arema kalahkan Persebaya Surabaya di Pekan 13 Super League 2025-2026, Sabtu (22/11/2025). Pelatih Marcos Santos pasang badan melakukan pembelaan usai laga berakhir imbang 1-1.
Awalnya, Arema unggul dulu 1-0 lewat gol bunuh diri Dime Dimov yang membelokkan crossing Valdeci Moreira. Namun, setelah Arema bermain dengan 10 pemain karena Matheus Blade dikartu merah, Bruno Moreira berhasil melesakkan gol balasan.
Setelah Persebaya menyamakan skor 1-1, Marcos memasukkan beberapa pemain, termasuk Ian yang tampil di 10 menit terakhir. Di menit tambahan waktu babak kedua, sodoran Samuel Balinsa mengarah kepadanya berhasil disambar, tapi bola tak mengarah ke gawang Persebaya, sehingga skor tak berubah.
“Ketika skor kembali imbang, kami gak menyerah untuk menang. Kami bertarung sampai akhir, hingga bola terakhir Ian. Kami bisa saja menang, meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Sayangnya, dia gagal mencetak gol itu, tetapi dia sudah mencoba,” kata Marcos.
Ian Puleio Buang Peluang Emas, Marcos Santos Nilai Wajar Bagi Semua Pemain
Marcos menilai, kesialan karena gagal mencetak gol bisa saja dialami pemain lain, bukan cuma Ian. Yang terpenting saat ini adalah komitmen dari pemain untuk berbenah dan terus berkembang.
“Ian adalah pemain cepat, wajar jika dia mengalami naik-turun performa,” imbuh pelatih berusia 46 tahun itu.
“Dia adalah pemain yang sangat berkomitmen. Kami tahu dia berlatih keras untuk bisa berkembang, terutama dalam hal penyelesaian akhir,” pungkasnya.
