Internal game Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (11/4/2025) pagi berlangsung keras seperti laga sesungguhnya. Tapi, Pelatih Ze Gomes justru mengaku senang dengan penampilan pasukannya.
Pelatih asal Portugal itu membagi Skuad Arema menjadi dua tim, A dan B. Keduanya diadu dalam laga 2×45 menit yang dipimpin oleh wasit layaknya laga sesungguhnya.
Laga pengganti uji coba itu sendiri berakhir dengan skor 3-2. Banyak pelanggaran yang sampai berujung kartu kuning dalam laga tersebut.
“Ini benar-benar seperti laga sesungguhnya, di mana mereka tampak serius dan tak mau kalah, banyaknya pelanggaran dan kartu kuning menjadi bukti. Gak masalah, itu normal,” kata Ze.
Belajar dari Internal Game Arema
Ze menilai, para pemain Arema bisa belajar dari internal game yang digelarnya. Termasuk dalam mengelola emosi yang bisa saja merugikan pemain sendiri di laga sesungguhnya.
Para penggawa Singo Edan harus menyadari, mereka bisa saja melakukan pelanggaraan dalam internal game. Tapi, para pemain Arema tak boleh melakukan kesalahan yang sama di laga sesungguhnya nanti.
“Para pemain bisa belajar agar di laga sesungguhnya gak melakukan pelanggaran yang sama yang dapat merugikan diri sendiri maupun tim,” pungkasnya.
