Sebelum ditutup pada 30 Agustus 2025 lalu, Arema akui kesulitan cari pemain pengganti Achmad Maulana yang sepadan di bursa transfer pemain. Hasilnya, Skuad Singo Edan berusaha memaksimalkan pemain yang ada.
Sebelumnya, Arema kehilangan Achmad yang selama ini mengisi posisi bek sayap kanan. Pemain berusia 21 tahun itu mengalami cedera lutut dan harus menepi sampai akhir musim.
General Manqger Arema, Yusrinal Fitriandi mengatakan, pihaknya telah berunding dengan Pelatih Marcos Santos dan stafnya. Kabarnya, pelatih asal Brasil itu menginginkan adanya pemain tambahan di posisi Achmad.
“Di periode akhir bursa transfer itu pemain bagus-bagus sudah gak ada. Kalau nambah pemain lokal pun pasti sudah diambil klub lain, apalagi Liga 2 juga sudah buka pendaftaran pemain,” kata Yusrinal.
Pemain Asing untuk Pengganti Achmad Maulana
Jika kesulitan mencari pemain lokal mumpuni sebagai pengganti Achmad cukup sulit, maka pemain asing berposisi bek sayap kanan bisa menjadi opsi. Namun, pria yang akrab disapa Inal itu menyatakan opsi tersebut sudah tertutup.
Pasalnya, saat ini Arema sudah memiliki 11 pemain asing yang terdaftar. Jika ingin mengambil bek kanan asing, maka harus ada salah satu dari 11 pemain itu yang dikorbankan.
“Amhil pemain asing untuk pengganti Achmad juga sudah gak bisa, karena terakhir verifikasi pemain asing pada 20 Agustus lalu,” imbuhnya.
Naikkan Pemain Akademi Arema
Naikkan pemain Akademi Arema juga bisa menjadi opsi lain bagi Arema. Namun, Inal memilih tak mengambil opsi tersebut, mengingat mereka masih harus fokus persiapan untuk Elite Pro Academy.
“Sejauh ini cukup Muhammad Dimas dulu dari Akademi. Dia progresnya bagus, pelatih juga senang,” pungkasnya.
