More

    Kena Kartu Kuning Saat Lawan Malut United, Pelatih Arema Pilih Introspeksi Diri

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Marcos Santos kena kartu kuning saat lawan Malut United di Pekan 14 Super League 2025-2026, Sabtu (29/11/2025). Pelatih Arema itu pilih introspeksi diri ketimbang menyalahkan wasit.

    Momen kartu kuning itu terjadi di menit 81. Wasit Thoriq Alkatiri menilainya melanggar batas garis area teknis di tepi lapangan saat melakukan protes.

    Pelatih berpaspor Brasil itu mengaku bersalah, meski tak sepenuhnya pelanggaran itu disebabkan oleh kesalahannya. Menurutnya, ada andil wasit keempat, Gedion Dapaherang, yang turut memengaruhi keputusan sang wasit utama.

    ‘Karena tensi pertandingan, saya sempat meninggalkan area teknis. Sebenarnya bukan wasit utama penyebabnya. Justru wasit keempat yang tidak membiarkan saya bekerja di sana. Sangat sulit. Dia gak membiarkan saya bekerja dengan leluasa sepanjang waktu, bahkan gak mengizinkan saya memanggil penerjemah untuk berbicara dengan pemain,” kata Marcos.

    Kena Kartu Kuning Saat Lawan Malut United, Marcos Santos Menerimanya

    Marcos menerima keputusan kartu kuning untuknya itu tanpa banyak protes lagi. Pelatih berlisensi CONMEBOL Pro itu berharap tak bernasib sial lagi ke depannya.

    Itu menjadi kartu kedua bagi offisial Arema musim ini. Sebelumnya, Asisten Pelatih Andre Caldas Costa pernah menerima kartu di laga kandang melawan Persija Jakarta.

    “Tapi gak apa-apa, ini bagian dari sepak bola. Saya terima. Saya salah meninggalkan area teknis. Itu memang bukan salah siapa pun selain saya,” pungkas pelatih berusia 46 tahun ini.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis