Kekuatan fisik dan kualitas teknis penggawa Arema tertutup kondisi lapangan Stadion Soepriadi, Kota Blitar. Momen itu terjadi saat ditahan imbang PSIS Semarang 2-2 di Pekan 24 Liga 1 2024-2025 (24/2/2025).
Pelatih Fisik Arema, Gustavo Correa mengakui hal tersebut. Hujan deras yang turun membuat kondisi lapangan berat, bahkan sempat membuat laga ditunda dua kali jelas menguras fisik pemain.
Beruntung, menurutnya pemain Arema punya fisik yang tangguh untuk bertarung di lapangan yang penuh genangan air. Masalahnya, taktikal yang diinginkan pelatih Ze Gomes tak berjalan dengan baik.
“Kondisi lapangan yang kami mainkan sangat menghambat kemampuan tim kami untuk memainkan sepak bola yang baik. Tim kami memiliki banyak kualitas teknis dan sangat kuat secara fisik,” kata Gustavo kepada WEAREMANIA.
Kondisi Lapangan Sempat Sulit Ditebak
Ketika laga tertunda dua kali, tepatnya di menit 35 dan jelang babak kedua, Gustavo berusaha keras memelihara kondisi fisik para penggawa Arema. Masalahnya, faktor alam membuat kondisi lapangannya sempat sulit ditebak.
“Situasi ini sangat jarang terjadi, dan ketika permainan berhenti, kita gak tahu sampai kapan akan dihentikan,” imbuh pelatih asal Brasil tersebut.
“Karenanya, kami hanya mengaktifkan kembali pemain ketika kami mengetahui permainan akan dilanjutkan.”
