More

    Ketika Tim Pelapis Arema Kalahkan Tim Utama yang Didominasi Pemain Asing

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Jelang keberangkatan tim ke Bandung untuk Piala Presiden 2025, Arema menggelar sesi internal game di Lapangan Wonoayu, Wajak, Kabupaten Malang, Kamis (3/7/2025) pagi. Tak disangka, tim pelapis Arema kalahkan tim utama yang didominasi para pemain asing dengan skor 3-1.

    Pada babak pertama, tim utama yang dipegang Asisten Pelatih Andre Caldas unggul dulu lewat gol Paulinho Moccelin di menit 12. Tapi, sebelum turun minum, tim pelapis menyamakan kedudukan lewat gol Dedik Setiawan di menit 18.

    Tak disangka, pada babak kedua tim pelapis asuhan Pelatih Kuncoro sukses menciptakan dua gol tambahan. Razzaa Fachrezzi membobol gawang yang dikawal Adi Satrio di menit 52, disusul gol Hamzah Titofani di menit 75.

    Menurut Andre, game internal itu bagian dari program latihan yang diberikan Marcos Santos selaku pelatih kepala yang masih menyelesaikan urusannya di Brasil. Menurutnya, ada tujuan tertentu yang ingin dicapai tim pelatih dengan menggelar internal game layaknya pertandingan resmi dengan wasit dan durasi 2×45 menit.

    “Sejak kami tiba, hari ini adalah pertama kalinya kami memperlebar lapangan dalam latihan. Kami melakukan latihan dalam pertandingan formal yang belum pernah kami lakukan. Sebelumnya, kami berlatih di lapangan kecil (small game) untuk memahami para pemain dan melihat konsepnya,” kata Andre.

    Tim Pelapis Arema dan Tim Utama Jadi Gambaran Skuad Arema untuk Piala Presiden 2025

    Dari komposisi pemain yang dipasang di tim utama dan tim pelapis, termasuk menukar-nukar pemain, Andre mendapatkan gambaran skuad Arema di Piala Presiden 2025. Hal itu akan dilaporkannya kepada Marcos sebagai pelatih kepala.

    “Hari ini kami berhasil memperlebar lapangan untuk mendapatkan gambaran yang baik tentang tes yang ingin kami lakukan, untuk mengenal mereka di lapangan besar dalam permainan normal, untuk mendapatkan gambaran tentang tim mana yang akan kami pakai di Piala Presiden 2025 dan Liga 1 nanti,” imbuhnya.

    “Pekerjaannya sangat bagus karena kami sudah memiliki gambaran bahwa kami akan melakukan tes. Mengganti beberapa pemain, melihat siapa yang lebih cocok di setiap posisi. Kami puas dengan hasilnya, sangat berguna untuk melihat ini. Seperti yang tercatat, kami memiliki dua perspektif,” jelas pelatih asal Brasil itu.

    Menganalisa Video Rekaman Pertandingan

    Andre juga akan mengamati video rekaman pertandingan internal itu bersama tim pelatih. Hasil analisisnya akan dipakai sebagai pelengkap apa yang sudah ditemukan dalam sesi internal game tersebut.

    “Terkadang saat kami melihat video dan menganalisis, kami melengkapi apa yang perlu kami perbaiki dan sesuaikan,” pungkas pelatih berusia 37 tahun itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis