More

    Luiz Gustavo Melihat Cederanya Sebagai Ujian dari Tuhan

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Luiz Gustavo melihat cederanya di tengah musim Super League 2025-2026 sebagai ujian dari Tuhan. Stopper Arema itu harus menepi lebih cepat daripada kontraknya.

    Pemain asal Brasil itu mengalami cedera lutut dan harus naik ke meja operasi. Gustavo harus pulang kampung ke negaranya untuk pemulihan cedera tersebut.

    Tentu ini menjadi pukulan berat bukan hanya bagi klub, tapi juga buat dirinya. Namun, pemilik jersey bernomor punggung 26 itu memilih melihatnya sebagai rencana Tuhan untuk masa depannya.

    “Akhir-akhir ini saya membaca bahwa Tuhan gak mempermudah hidup orang-orang yang sangat Dia percayai. Berapa kali kita bertanya-tanya mengapa hal seperti ini terjadi pada kita, atau mengapa semuanya harus begitu sulit, karena terasa sangat menyakitkan,” kata Gustavo.

    Luiz Gustavo Melihat Cederanya Sebagai Pelajaran Hidup

    Gustavo menilai cederanya sebagai pelajaran hidup yang berharga baginya. Pemain berusia 31 tahun itu berharap situasi itu membuatnya menjadi sosok yang lebih baik.

    “Namun, kita sudah menyadari betapa banyak kita tumbuh dan berkembang setelah melalui situasi-situasi yang kita kira akan menghancurkan kita, yang kita pikir kita gak akan mampu melewatinya. Jadi, mengapa kita, alih-alih terus bertanya ‘mengapa saya’, gak bertanya ‘apa yang ingin diajarkan situasi ini kepada saya?’ Atau bagaimana hal ini bisa mengubah saya menjadi lebih baik?,” imbuhnya.

    “Karena mungkin dalam situasi seperti ini, Tuhan hanya ingin mengatakan kepada kita. Jika Aku gak membuatmu merasa gak nyaman, mungkin kamu gak akan pernah bergerak,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis