More

    Manajemen Arema Masih Berteka-teki Soal Pemain Asing Kesembilan

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Manajemen Arema masih berteka-teki soal pemain asing kesembilan untuk Super League 2025-2026. Hingga saat ini, direksi klub masih belum mengambil keputusan terkait hal ini.

    Sebelumnya, PT I-League selaku operator kompetisi telah mengizinka klub-klub peserta untuk mengontrak 11 pemain asing dengan ketentuan regulasinya delapan pemain boleh bermain di lapangan. Tapi, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir kemudian meminta PT I-League merevisinya menjadi tujuh pemain.

    Hanya saja, General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi sudah memastikan tak akan memaksimalkan kuota pemain asing tersebut. Saat ini, Arema sudah punya sembilan pemain asing, tapi satu pemain, yakni Pablo Oliveira tak didaftarkan karena masih pemulihan cedera.

    “Paling banyak kita ambil sembilan pemain, itu di luar Pablo. Pasti banyak yang harus dipertimbangkan, dari segi biaya, kebutuhan tim yang utama, kalau ambil 11 pemain terlalu banyak,” kata Yusrinal kepada WEAREMAnIA.

    Pemain Asing Kesembilan Bisa Saja Tak Jadi Didatangkan

    Inal, sapaan akrab Yusrinal menambahkan, bisa jadi pemain asing kesembilan tak jadi didatangkan Arema. Apalagi saat ini, Arema tengah fokus membangun tim muda.

    Saat ini, Arema telah memiliki empat pemain asing lama yang dipertahankan, seperti Lucas Frigeri, Thales Lira, Julian Guevara, dan Dalberto Luan Belo. Selain itu, Arema juga mendatangkan empat muka baru, yakni Valdeci Moreira, Paulinho Moccelin, Odivan Koerich, dan Yann Motta.

    “Kita ini kan lagi membangun tim muda, dari musim kemarin, apalagi musim ini ada banyak pemain mudanya. Sayang saja kalau mereka gak mendapatkan kesempatan bermain gara-gara terlalu banyak pemain asingnya. Makanya kita lihat kebutuhan tim dulu, bisa saja gak nambah,” imbuhnya.

    Komunikasi dengan Pelatih Kepala

    Soal pemain asing kesembilan itu, Inal mengaku sudah berkomunikasi dengan pelatih kepala Arema, Marcos Santos. Itu menjadi bagian dari bahan evaluasi pramusim.

    “Setelah Piala Presiden 2025, kita melakukan evaluasi secara konkrit. Kita lihat nanti gimana. Kendalanya kemarin salah satunya fisik kan, khhususnya pemain2 asing,” pungkas pria asal Bogor tersebut.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis