Pelatih Marcos Santos minta maaf kepada Aremania usai kekalahan Arema dari Dewa United, Senin (26/1/2026). Laga Pekan 18 Super League 2025-2026 itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.
Bermain di Banten International Stadium, Serang, gawang Arema sudah kebobolan di menit 3 lewat penalti Alex Martins. Penalti diberikan usai pelanggaran Johan Farizi kepada Alexis Messidoro di kotak terlarang saat mengantisipasi serangan balik setelah Arkhan Fikri kehilangan bola.
Alih-alih membalas, gawang Arema kembali kemasukan di menit 42. Lagi-lagi pelaku antagonisnya Alex Martins yang memanfaatkan assist Alexis Messidoro untuk mencetak brace-nya.
“Yang ingin saya tekankan di sini adalah permintaan maaf kepada suporter Arema, karena kami ingin mempersembahkan kemenangan, terlebih setelah kehilangan (asisten pelatih) Kuncoro. Saya tahu suporter kecewa, dan itu wajar,” kata Marcos dalam sesi jumpa pers usai laga.
Kekalahan Arema dari Dewa United karena Sia-siakan Peluang
Marcos mengamini jika kekalahan Arema di kandang Dewa ini karena sia-siakan peluang mencetak gol. Tercatat, Arema melepaskan 16 tembakan, dan lima di antaranya mengarah ke gawang lawan.
“Kami mampu masuk ke sepertiga akhir lapangan. Meski tertinggal dalam skor, kami tetap menciptakan peluang, tapi bola sulit masuk ke gawang. Ada dua peluang emas yang terbuang oleh Dalberto,” imbuhnya.
“Namun, patut diapresiasi kerja keras para pemain, seperti Matheus Blade, Betinho, Julian Guevara, Anwar Rifa’i, dan lain-lain,” pungkas pelatih asal Brasil itu.
