Pelatih Marcos Santos menilai tak selayaknya Arema kalah dari Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (30/12/2025). Laga tunda Pekan 8 Super League 2025-2026 itu berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor 1-0.
Marcos berkilah Arema tampil menguasai pertandingan sepanjang 2×45 menit. Terbukti dari data statistik, Arema unggul 66 persen berbanding 33 persen.
Dari jumlah tembakan pun penggawa Arema melepaskan 18 tembakab, di mana lima tembakan di antaranya mengarah ke gawang Persita. Sementara, Persita cuma punya dua dari delapan tembakan yang tepat sasaran sepanjang laga.
Sialnya, salah satu dari shot on target Persita itu berbuah gol kemenangan di kandang Arema. Andrejic Aleksa berhasil memanfaatkan assist dari Rayco Rodrigues dan mencetak gol lewat skema serangan balik.
“Saya pikir semua orang melihat bahwa kami tak selayaknya mengalami kekalahan ini. Kami mengontrol pertandingan. Kami mencatat 18 tembakan, mereka hanya memiliki dua serangan balik. Satu berhasil diselamatkan Lucas Frigeri (kiper) dan satu lagi berbuah gol,” kata Marcos dalam sesi jumpa pers usai laga.
Arema Kalah Dari Persita Tangerang karena Buang-buang Peluang
Marcos menyesalkan banyaknya peluang Arema yang terbuang sia-sia ketika timnya butuh gol kemenangan. Di satu sisi, pelatih asal Brasil itu memberikan pujian untuk kiper lawan, Igor Rodrigues dengan lima save krusialnya.
“Kami kehilangan banyak peluang satu lawan satu, kiper mereka tampil sangat baik. Saya pikir kami harus lebih sering mengirim umpan silang. Jika gak, maka permainan menjadi sulit dan rumit,” imbuhnya.
Dalam catatan statistik, Arema sebetulnya sudah melakukan sembilan crossing ke kotak penalti Persita. Namun, hanya satu umpan tarik yang berhasil mencapai target.
“Saya sama sekali gak puas, saya gak senang dengan hasil ini, karena kami seharusnya bisa ‘kill the game’ saat ada kesempatan,” pungkasnya.
