Perjalanan Arema di Piala Presiden 2018 berakhir lebih cepat dibandingkan edisi sebelumnya. Berstatus sebagai juara bertahan, Singo Edan gagal mempertahankan trofi setelah langkahnya terhenti di babak perempat final.
Arema tetap tampil meyakinkan pada fase grup dengan keluar sebagai juara Grup E. Singo Edan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan sebelum menghadapi Sriwijaya FC di fase gugur.
Sepanjang turnamen, Arema memainkan empat pertandingan. Singo Edan meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dengan koleksi enam gol serta enam kebobolan.
Produktivitas Arema mencapai rata-rata 1,5 gol per pertandingan. Tim juga mencatat satu clean sheet saat bermain imbang tanpa gol melawan Bhayangkara FC.
Perjalanan Arema di Piala Presiden kali ini dimulai dengan hasil imbang 2-2 melawan Persela Lamongan. Berikutnya, Arema mengalahkan PSIS Semarang 3-1 sebelum bermain imbang 0-0 menghadapi Bhayangkara FC.
Hasil tersebut mengantarkan Arema menjadi juara Grup E tanpa menelan kekalahan. Namun, Singo Edan gagal menjaga performa ketika memasuki babak gugur.
Sriwijaya FC menghentikan langkah Arema melalui kemenangan 3-1 pada perempat final. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri upaya Singo Edan mempertahankan gelar juara Piala Presiden.
Arema juga menunjukkan penurunan produktivitas dibandingkan edisi 2017. Setelah mencetak 18 gol dalam enam pertandingan pada musim sebelumnya, Arema hanya menghasilkan enam gol dari empat laga.
Enam gol Arema lahir dari lima sumber berbeda, termasuk satu gol bunuh diri lawan. Thiago Furtuoso menjadi top skor tim dengan dua gol atau 33,3 persen dari total gol Arema.
Meski mampu menjuarai Grup E tanpa kekalahan, Arema gagal mempertahankan konsistensi pada fase gugur. Penurunan produktivitas dan pertahanan yang lebih mudah ditembus membuat langkah Singo Edan berhenti di babak perempat final.
Inilah Perjalanan Arema di Piala Presiden 2018
BABAK PENYISIHAN
Grup A
Sriwijaya FC, PSMS Medan, Persib Bandung, PSM Makassar
1. Sriwijaya FC 3 2 0 1 5 1 +4 6
2. PSMS 3 2 0 1 4 3 +1 6
3. Persib 3 1 0 2 1 3 -2 3
4. PSM 3 1 0 2 2 5 -3 3
Grup B
Mitra Kukar, Barito Putera, Kalteng Putera, Martapura FC
1. Mitra Kukar 3 3 0 0 4 0 +4 9
2. Barito Putera 3 1 1 1 5 4 +1 4
3. Kalteng Putra 3 1 1 1 3 3 0 4
4. Martapura FC 3 0 0 3 3 8 -5 0
Grup C
Persebaya Surabaya, Madura United, PS TIRA, Perseru Serui
1. Persebaya Surabaya 3 2 1 0 4 1 +3 7
2. Madura United 3 2 0 1 8 2 +6 6
3. PS TIRA 3 1 1 1 6 6 0 4
4. Perseru Serui 3 0 0 3 2 11 -9 0
Grup D
Bali United, Persija Jakarta, Borneo FC, PSPS Pekanbaru
1. Bali United 3 3 0 0 9 6 +3 9
2. Persija 3 2 0 1 7 3 +4 6
3. Borneo 3 1 0 2 5 5 0 3
4. PSPS 3 0 0 3 2 9 -7 0
Grup E
Arema FC, Bhayangkara FC, PSIS Semarang, Persela Lamongan
1. Arema FC 3 1 2 0 5 3 +2 5
2. Bhayangkara FC 3 1 2 0 2 1 +1 5
3. PSIS Semarang 3 1 0 2 2 4 -2 3
4. Persela 3 0 2 1 3 4 -1 2
Stadion Gajayana Malang
20.01.2018 Arema 2-2 Persela Lamongan (Thiago Furtuoso 2′, Dendi Santoso 12′ – Alessandro Celin 80′, Muhammad Zaenuri bunuh diri 93′)
Stadion Kanjuruhan Malang
25.01.2018 PSIS Semarang 1-3 Arema (Rio Saputro bunuh diri 3′, Johan Ahmat Farizi 8′, Thiago Furtuoso 46′ – Hari Nur Yulianto 69′)
Stadion Kanjuruhan Malang
30.01.2018 Arema 0-0 Bhayangkara FC
BABAK DELAPAN BESAR (Stadion Manahan, Solo)
04.02.2018 Sriwijaya FC 3-1 Arema (Bio Paulin 67′, Syahrian Abimanyu 71′, Beto Goncalves – Ahmad Nur Hardianto 82′)
Top skor Arema
Thiago Furtuoso: 2 gol
Dendi Santoso: 1 gol
Johan Ahmat Farizi: 1 gol
Ahmad Nur Hardianto: 1 gol
Rio Saputro (PSIS Semarang OG): 1 gol
Penghargaan
Juara: Persija Jakarta
Pemain Terbaik (Best Player): Marko Simic (Persija Jakarta)
Pencetak Gol Terbanyak (Top Scorer): Marko Simic (Persija Jakarta) – 11 Gol
Pemain Muda Terbaik (Best Young Player): Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta)
Tim Fair Play (Fair Play Team): Bali United
