Masa Depan Luiz Gustavo di Arema diselimuti ketidakpastian setelah berakhirnya Super League 2025-2026. Bek tengah asal Brasil itu mengaku masih berharap bisa melanjutkan kariernya bersama Skuad Singo Edan di musim depan.
Harapan tersebut muncul di tengah proses pemulihan cedera lutut yang sedang dijalaninya. Gustavo menegaskan keinginannya untuk tetap menjadi bagian dari Arema setelah pulih sepenuhnya dari cedera.
Gustavo mengalami cedera saat Arema menghadapi Persik Kediri (11/1/2026). Cedera tersebut memaksanya kembali ke Brasil untuk menjalani operasi lutut dan memulai proses rehabilitasi yang cukup panjang.
Sebelum mengalami cedera, Gustavo merupakan salah satu pemain penting di lini belakang Arema. Pemain berusia 32 tahun itu mencatatkan 1.530 menit bermain dalam 17 pertandingan, menyumbangkan satu assist, dan dua kali terpilih sebagai Player of the Match.
“Saya gak tahu (tentang masa depan di Arema). Jika itu terserah saya, ya. Tapi saya yakin klub gak tertarik. Sebelum pulang ke Brasil untuk menjalani operasi, kami telah bersepakat bahwa saya akan kembali. Klub bertanya apakah saya tertarik untuk tetap tinggal, dan saya menjawab ‘ya’,” kata Gustavo kepada WEAREMANIA.
Masa Depan Luiz Gustavo Tergantung Kepastian dari Manajemen Arema
Meski sempat mendapatkan sinyal positif sebelum menjalani operasi, Gustavo mengaku hingga kini belum menerima kepastian mengenai kontrak barunya.
“Mereka mengatakan akan mengirimkan kontrak baru pada bulan Maret tahun ini untuk perpanjangan. Tetapi sejak saya tiba di Brasil dan setelah operasi, mereka belum mengirimkan kontrak baru, dan gak ada seorang pun dari Arema yang menghubungi saya atau menelepon saya untuk mengatakan apa pun,” imbuhnya.
“Kontrak tertulis saya berakhir pada 31 Mei 2026. Saya menghubungi manajer, Inal (Yusrinal Fitriandi), sebelum kontrak saya berakhir, tetapi saya masih belum menerima tanggapan. Jadi saya tidak tahu,” jelas pemilik jersey bernomor punggung 26 ini.
Fokus Pemulihan Cedera
Di tengah ketidakjelasan mengenai masa depannya, Gustavo memilih memusatkan perhatian pada proses pemulihan cedera selama tujuh bulan dan baru bisa kembali bermain setidaknya pada Agustus 2026. Sementara Super League 2026-2027 kabarnya akan dimulai pada September 2026.
“Saya tetap fokus pada pemulihan saya, yang merupakan prioritas saya agar saya dapat kembali melakukan apa yang paling saya cintai ini (sepak bola),” tutupnya.
