Ada Pekerjaan Rumah (PR) untuk para pemain muda Arema jelang Super League 2025-2026. Hal itu disampaikan General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.
Musim ini, Arema punya setidaknya sembilan pemain berusia di bawah 23 tahun. Mulai dari Dimas Aryaguna (19 tahun), Arkhan Fikri (20), Brandon Scheunemann (20), Teuku Razzaa (21), Iksan Lestaluhu (21), Salim Tuharea (21), Aswin (22), Achmad Maulana (22), Hamzah Titofani (22).
Sebagian dari mereka sudah menjadi tulang punggung di skuad utama Arema sejak dua musim terakhir. Ada pula yang masih berjuang merebut tempat di posisi inti.
“PR pemain muda itu kan di mental. Ini lagi digodok tim pelatih, khususnya mereka yang masih belum mendapatkan kesempatan bermain,” kata Yusrinal kepada WEAREMAnIA.
Para Pemain Muda Arema Harus Bersaing dengan Pemain Asing
Inal, sapaan akrab Yusrinal tak memungkiri para pemain muda Arema punya tugas yang tak mudah di Super League 2025-2026. Apalagi di tengah gelombang regulasi 11 pemain asing yang ditetapkan PT I-League sebagai operator.
Terbukti, di Piala Presiden 2025 lalu, ada sejumlah pemain muda Arema yang belum mendapatkan menit bermain. Sebut saja Tito, Aswin, Dimas, dan Razzaa.
“Itu tergantung tim pelatih. Mungkin mereka lagi melhat performa pemain asing dulu, dicoba, dan dilihat sejauh mana kemampuan fisik mereka, terutama yang baru. Saya yakin di liga nanti para pemain muda kita akan diberi kesempatan,” pungkasnya.
