More

    Pelatih Arema Coba Melawan Mitos di Piala Presiden 2024

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Pelatih Arema, Joel Cornelli coba melawan mitos di Piala Presiden 2024. Seperti diketahui, tim yang juara di turnamen pramusim tersebut biasanya terseok-seok di Liga 1 musim yang sama.

    Arema sudah membuktikan sendiri pasca mengangkat trofi juara Piala Presiden 2017 dan Piala Presiden 2019. Skuad Singo Edan akhirnya sama-sama finish di peringkat 9 klasemen akhir Liga 1 2017 dan Liga 1 2019.

    Persija Jakarta di tangan pelatih Stefano Cugurra sebenarnya sudah pernah mematahkan mitos tersebut. Di musim yang sama, tim berjuluk Macan Kemayoran itu sukses merengkuh gelar juara Liga 1 2018.

    “Kadang kita meraih juara di turnamen pramusim, lalu sial di kompetisi sesungguhnya. Itu bisa saja terjadi. Tapi, kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Makanya, kita harus punya tim yang kompetitif, tim yang bagus,” kata Joel.

    Berharap Manfaat Piala Presiden 2024

    Ketimbang pusing dengan mitos tersebut, Joel lebih memilih berharap manfaat Piala Presiden 2024 ini. Kebetulan, Arema memanfaatkannya sebagai ajang pemanasan jelang Liga 1 2024-2025.

    “Setelah turnamen pramusim ini kita akan memulai kompetisi. Saya pikir, saya merasa beruntung dengan adanya turnamen ini,” imbuh pelatih asal Brasil itu.

    “Turnamen ini akan menjadi bagian dari persiapan kami untuk kompetisi nanti. Saya yakin pertandingan di Piala Presiden ini akan membantu kami agar lebih siap di Liga 1.”

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis