Pelatih Arema, Marcos Santos buka suara terkait ditunjuknya Siswantoro sebagai pelatih fisik timnya untuk Super League 2025-2026. Menurutnya, Siswantoro adalah pelatih fisik yang bagus.
Sebelumnya, Siswantoro memimpin sesi latihan fisik para penggawa Arema sejak latihan perdana pada pertengahan Juni lalu. Pengalamannya sebagai guru Pendidikan Jasmani dan lisensi B AFC yang dikantonginya menjadi modal.
Meski telah memilih Siswantoro, direksi Arema menyerahkan keputusan mendatangkan pelatih fisik asing atau tidak ke tangan Marcos. Pelatih asal Brasil itu menegaskan tak akan membawa pelatih fisik asing tambahan.
“Siswantoro adalah pelatih fisik yang bagus. Kami percaya padanya, kami yakin dengan kemampuannya. Ini masalah internal yang sedang kita bicarakan,” kata Marcos.
Pelatih Fisik yang Bagus Siap Tingkatkan Level Kondisi Fisik Penggawa Arema
Marcos menambahkan, bersama Siswantoro pihaknya siap menaikkan level kondisi fisik para penggawa Arema. Harapannya, saat Super League 2025-2026 dimulai Agustus nanti, mereka sudah berada di puncak performa masing-masing.
Pelatih berusia 46 tahun itu mengupayakan seluruh pemainnya memiliki fisik yang lebih baik daripada saat gagal total di Piala Presiden 2025 lalu. Saat melawan Liga Indonesia All Star dan Oxford, memang terlihatt fisik para pemain Arema, khususnya pemain asingnya masih kurang maksimal.
“Itu wajar karena kita sebulan tanpa kompetisi, pemain libur. Pemain lokal berlatih lebih dulu, kemudian pemain asing berdatangan, jadi jelas perbedaannya,” imbuhnya.
“Yang terpenting adalah sesi latihan kami sehari-hari untuk mempersiapkan tim dalam menghadapi kompetisi,
