More

    Polres Malang Akui Laga Arema vs Persebaya Surabaya Tak Siap Digelar di Stadion Kanjuruhan

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Polres Malang akui laga Arema vs Persebaya Surabaya tak siap digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Sesuai jadwal, laga Pekan 30 Super League 2025-2026 itu bakal dilaksanakan pada Selasa (28/4/2026), pukul 15.30 WIB.

    Berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Aula Mapolres Malang, Rabu (15/4/2026), Derby Jatim itu direkomendasinan tidak dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan untuk tahun ini. Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi salah satu alasannya.

    Kapolres Malang,AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan, hal tersebut setelah pihaknya menampung aspirasi dari peserta rakor demi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang. Namun, Rakor tersebut tidak melibatkan Presidium Aremania, dalam hal ini merupakan institusi resmi dari Aremania sebagai pendukung Arema.

    “Tadi diskusi kami sampai pada titik sepertinya belum siap untuk kemudian pertandingan ini (Arem vs Persebaya) diselenggarakan di Kanjuruhan dengan mempertimbangkan banyak aspek,” kata AKBP M. Taat, seperti dikutip WEAREMANIA dari Malang Posco Media.

    Alasan Laga Arema vs Persebaya Surabaya Tak Siap Digelar di Stadion Kanjuruhan

    Ada sejumlah aspek yang menjadi rekomendasi rakor tersebut. Di antaranya potensi gangguan keamanan, aksi penolakan dari berbagai elemen, mulai dari keluarga korban, elemen mahasiswa, dan elemen lainnya.

    Selain itu, dinamika di media sosial yang masih menunjukkan tingkat provokasi yang cukup tinggi. Menurutnya, derby penuh rivalitas ini juga diwarnai ujaran kebencian netizen yang turut menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

    “Termasuk elemen suporter juga, baik yang disampaikan secara langsung melalui surat, melalui aksi, maupun disampaikan dalam media sosial. Ini menjadi bahan pertimbangan bagi kami dan tadi juga didiskusikan sampai kemudian pada tahap direkomendasikan untuk tahun ini jangan dulu dilaksanakan di Kanjuruhan,” tandasnya.

    Ditambahkannya, menjaga stabilitas kamtibmas dinilai sangat penting, mengingat banyaknya program pembangunan nasional yang saat ini sedang berjalan di Kabupaten Malang. Faktor ini turut berpengaruh terhadap lahirnya rekomendasi dari Forkopimda Kabupaten Malang.

    “Memang program pembangunan yang menjadi prioritas nasional banyak dilaksanakan di Kabupaten Malang. Ini harus dirawat, harus dijaga sehingga stabilitas kamtibmas ini menjadi poin yang penting. Tidak boleh ada gangguan yang kemudian nanti justru mengganggu apa yang sedang berjalan ini,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis