Proyek pengembangan pemain muda Arema di Liga 1 2024-2025 terbilang sukses. Hal itu diakui General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.
Tiga dari tujuh pemain U-23 milik Arema musim ini sukses menembus starting line up utama, yakni Achmad Maulana, Arkhan Fikri, dan Salim Tuharea. Ketiganya bahkan mampu masuk nominasi Best Young Player Liga 1 2024-2025, di mana dimenangkan Arkhan.
Arkhan juga menjadi pemain muda Arema dengan menit bermain terbanyak mencapai 2.500 dalam 29 laga, disusul Achmad dengan 2.176 menit dalam 26 laga, dan Salim 1.400 menit dengan jumlah laga yang sama.
“Senang sih ya. Mereka worth it untuk masuk nominasi Pemain Muda Terbaik, karena mereka memang bagus. Masuknya mereka dalam nominasi sekaligus buah pengembangan pemain muda yang kami lakukan,” kata Yusrinal.
Proyek Pengembangan Pemain Muda Arema Sejalan Dengan Semangat Regenerasi
Inal, sapaan akrab Yusrinal menambahkan, keberhasilan pengembangan pemain muda Arema itu sejalan dengan semangat regenerasi yang diusung. Dalam beberapa musim terakhir, Arema memang doyan mendatangkan pemain muda untuk kemudian coba diorbitkan.
Selain Arkhan, Achmad dan Salim, Arema masih punya empat pemain U-23 lainnya, seperfi Hamzah Titofani, iksan Lestaluhu, Aswin, Brandon Scheunemann, dan Daffa Fahish. Di antara mereka cuma Daffa yang bisa dibilang kehilangan momen untuk berkembang lantaran mengalami cedera lutut sejak masa pramusim, sehingga harus menepi hampir satu tahun pasca operasi.
“Bukan cuma Arkhan, Achmad dan Salim saja, pemain muda lainnya juga tampak ada progress yang bagus. Semoga mereka terus berkembang bersama Arema,” pungkasnya.
