Rapor Gianluca Pandeynuwu di Super League 2025-2026 menunjukkan perannya sebagai pelapis di bawah mistar Arema. Meski hanya mendapat kesempatan bermain terbatas, pemain asal Tomohon ini mampu menjalani setiap penampilannya tanpa menerima kartu.
- Gianluca tampil dalam dua pertandingan dengan total 176 menit bermain sepanjang musim. Catatan tersebut menjadikannya kiper ketiga yang sempat memperoleh menit bermain kompetitif untuk Arema.
Selama berada di lapangan, Gianluca mencatat tiga penyelamatan dan kebobolan empat gol. Kiper ponjaman dari Persis Solo itu juga belum mampu membukukan clean sheet dari dua kesempatan yang didapatkannya.
Berdasarkan statistik tersebut, Gianluca menghadapi total tujuh tembakan tepat sasaran. Dari jumlah itu, tiga berhasil Gianluca gagalkan sehingga menghasilkan persentase penyelamatan sebesar 42,9 persen.
Kontribusinya dalam distribusi bola juga tercatat cukup aktif. Gianluca membukukan 20 operan dalam 176 menit bermain atau rata-rata sekitar 10 operan per pertandingan.
Namun, jumlah menit bermain yang masih sangat terbatas membuat performanya sulit dibandingkan secara langsung dengan Lucas Frigeri maupun Adi Satryo. Sampel pertandingan yang kecil juga belum cukup untuk menempatkannya sebagai yang terbaik dalam kategori statistik tertentu.
Rapor Gianluca Pandeynuwu musim ini lebih menonjol dari sisi kedisiplinan dibanding statistik lainnya. Di tengah persaingan ketat di posisi penjaga gawang, Gianluca mampu menyelesaikan seluruh penampilannya tanpa menerima kartu kuning maupun kartu merah, sebuah catatan bersih yang tidak banyak mendapat sorotan sepanjang inulahSuper League 2025-2026.
Inilah Rapor Gianluca Pandeynuwu di Super League 2025-2026

