Rapor Joel Vinicius di Super League 2025-2026 memperlihatkan efektivitas luar biasa di lini depan Arema. Meski tidak mendapat menit bermain sebanyak penyerang utama lainnya, Joel mampu menunjukkan ketajaman yang sulit ditandingi pemain lain di dalam skuad.
Sejak gabung di bursa transfer paruh musim, penyerang asal Brasil itu mencetak delapan gol dalam 1.111 menit bermain sepanjang putaran kedua. Jumlah tersebut memang masih di bawah Dalberto Luan Belo yang mengoleksi 19 gol, tetapi efisiensi Joel menjadi salah satu yang terbaik di tim.
Joel hanya membutuhkan 17 tembakan tepat sasaran untuk menghasilkan delapan gol. Dengan demikian, rasio konversi tembakan tepat sasarannya mencapai 47,1 persen, tertinggi di antara seluruh pemain Arema yang memiliki minimal 10 shot on target.
Catatan tersebut membuat Joel unggul atas Gabriel Silva yang memiliki rasio 45,5 persen. Sementara itu, Dalberto mencatat rasio 38,8 persen, Valdeci Moreira 33,3 persen, dan Gustavo França 27,3 persen.
Selain klinis, Joel juga memiliki akurasi tembakan yang sangat baik. Dari total 32 tembakan yang dilepaskannya, sebanyak 17 mengarah ke gawang sehingga menghasilkan akurasi tembakan sebesar 53,1 persen.
Produktivitasnya semakin menarik jika dibandingkan dengan jumlah menit bermain. Joel mencetak delapan gol atau sekitar 42 persen dari total gol Dalberto, padahal ia hanya memainkan sekitar 47 persen dari total menit bermain sang top skor Arema tersebut.
Rapor Joel Vinicius menegaskan bahwa atribut paling menonjolnya adalah efisiensi penyelesaian akhir. Pemilik jersey bernomor punggung 9 ini memang bukan pemain yang paling kreatif atau paling dominan dalam membangun serangan, tetapi menjadi striker paling tajam di skuad Arema berdasarkan rasio gol terhadap tembakan tepat sasaran.
Inilah Rapor Joel Vinicius di Super League 2025-2026

