More

    Rata-rata Jumlah Penonton Laga Kandang Arema di Super League 2025-2026 Terendah Ketiga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Rata-rata jumlah penonton laga kandang Arema di Super League 2025-2026 menjadi yang terendah ketiga di antara 18 klub peserta. Arema hanya lebih baik dari PSBS Biak yang ngandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman dan Dewa United di Stadion Internasional Banten.

    Sepanjang musim ini di tahun 2025 lalu ada 21.699 penonton yang hadir di tribune Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Jika dilihat, jumlah itu sudah melebihi kapasitas kandang Arema yang ada di angka 21.603 penonton.

    Sayangnya, 21.699 itu jumlah total penonton yang hadir dalam delapan pertandingan home Arema. Artinya, rata-rata hanya ada 2.712 penonton perlaga yang datang mendukung langsung saat Arema berlaga di kandang.

    “Jujur kami menyayangkan, tapi di sisi lain kami terus berupaya bagaimana caranya agar bisa menarik penonton agar bisa datang ke Stadion Kanjuruhan,” kata Manajer Bisnis Arema Munif Bagaskara Wakid.

     

    Rata-rata Jumlah Penonton Laga Kandang Arema Kecil Seiring Menurunnya Prestasi

    Munif menilai, kecilnya angka rata-rata jumlah penonton disebabkan menurunnya prestasi Arema belakangan. Terbukti dalam enam laga kandang terakhir secara beruntun Skuad Singo Edan gagal meraih kemenangan.

    “Kami juga menyadari bahwa prestasi itu adalah aalah satu pemikat buat teman-teman Aremania untuk bisa datang ke Stadion Kanjuruhan. Itu yang sedang kami dalami, kami evaluasi, agar tim ini semakin baik, semakin solid, dan kita juga bisa menang di Stadion Kanjuruhan,” imbuhnya.

    “Jadi teman-teman ke stadion itu bukan hanya karena ingin nonton sepak bola, tapi juga ingin melihat tim kebanggaannya meraih kemenangan di rumah sendiri,” jelas pria asal Samarinda itu.

    Hasil Analisis Lainnya

    Munif menganalisis, ada faktor lain selain prestasi yang bikin Stadion Kanjuruhan sepi. Menurutnya, ada faktor eksternal dari Aremania dan faktor internal dari penyelenggaraan pertandingan itu sendiri.

    “Analisis kita, pertama kemarin itu momennya akhir tahun, di mana orang-orang butuh menyimpan uangnya untuk entah liburan bersama keluarga, dan lain-lain. Kita mewajarkan hal itu. Di sisi lain, jadwal laga kandang kita akhir-akhir ini sering di weekday, di mana orang tua kerja, anaknya mau nonton juga masih sekolah. Kemarin sempat ada liburan sekolah, anaknya mau nonton juga gak bisa karena orang tuanya masih di hari kerja. Hal-hal seperti itu yang masih kita pertimbangkan, kita iuga minta ke I-League agar bisa main di weekend. Alhamdulillah lawan Persik Kediri ini kita main di weekend (11/1/2026),” pujgkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis