More

    Rekomendasi 5 Kiper Asing Terbaik yang Bisa Jadi Pengganti Lucas Frigeri di Arema

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Pengganti Lucas Frigeri menjadi salah satu kebutuhan penting Arema FC jika kiper asal Brasil tersebut benar-benar meninggalkan tim. Skuad Singo Edan membutuhkan penjaga gawang yang mampu menjaga kualitas di bawah mistar sekaligus memberikan stabilitas bagi lini pertahanan sepanjang Super League 2026-2027.

    Frigeri dikenal sebagai kiper yang konsisten, tenang, dan memiliki kemampuan distribusi bola yang baik. Karena itu, calon penggantinya idealnya memiliki karakter serupa serta sudah terbukti tampil kompetitif di level tertinggi sepak bola Indonesia.

    Sepeninggal kiper asal Brasil itu, Arema hanya menyisakan Adi Satryo di posisi tersebut yang berpeluang disodori kontrak baru. Kiper lainnya, Andrian Casvari telah resmi menyusul Frigeri ke pintu keluar Arema, termasuk Gianluca Pandeynuwu yang diprediksi kembali ke Persis Solo usai masa peminjamannya habis.

    WEAREMANIA mencoba menginventarisir para penjaga gawang asing yang tampil di Super League musim lalu. Daftar ini sengaja diurutkan berdasarkan siapa kiper yang paling cocok dengan kebutuhan tim Arerma.

    Inilah Rekomendasi 5 Kiper Asing Terbaik yang Bisa Jadi Pengganti Lucas Frigeri di Arema

    1. Leo Navacchio (Persik Kediri)

    Leo Navacchio dikenal sebagai kiper yang konsisten menjaga performanya dari musim ke musim. Pengalamannya di kompetisi Indonesia menjadi salah satu nilai tambah yang penting.

    Dalam dua musim terakhir bersama Persik Kediri, pemain berusia 33 tahun ini tampil 56 kali. Meski gawangnya kebobolan 84 kali, Leo total membukukan 13 cleansheet.

    Selain kuat mengantisipasi crossing, Leo juga memiliki kemampuan shot-stopping yang baik. Karena itu, ia bisa menjadi pilihan aman dengan risiko adaptasi yang relatif rendah.

    2. Alan Bernardon (Malut United)

    Alan Bernardon masuk dalam daftar karena statusnya sebagai salah satu kiper asing paling berpengalaman di kompetisi Indonesia. Penjaga gawang asal Brasil tersebut telah menunjukkan konsistensi dalam berbagai situasi pertandingan.

    Bersama Malut, musim lalu Alan musim lalu hanya tampil di 14 pertandingan. Namun, di usianya yang sudah 33 tahun, total empat nirbobol dicatatkannya.

    Selain memiliki refleks cepat, Alan juga dikenal memiliki positioning yang baik. Pengalamannya di sepak bola Indonesia sejak membela PSS Sleman di Liga 1 2024-2025 membuat proses adaptasi relatif minim sehingga berpotensi langsung memberi dampak bagi Arema.

    3. Sonny Stevens (Dewa United)

    Sonny Stevens menawarkan kualitas distribusi bola yang sangat baik. Kiper asal Belanda tersebut juga memiliki pengalaman bermain di level kompetitif yang tinggi.

    Kiper berusia 34 tahun ini musim lalu tak pernah absen satu laga pun bersama Dewa United. Sonny membukukan total 10 cleansheet di musim ketiganya di Indonesia.

    Selain tenang saat menghadapi tekanan, Sonny mampu membantu tim membangun serangan dari belakang. Karena itu, ia menjadi opsi menarik bagi Arema yang ingin mempertahankan kualitas build-up dari lini pertahanan.

    4. Carlos Eduardo (Persija Jakarta)

    Carlos Eduardo menjadi nama lain yang layak dipertimbangkan sebagai pengganti Frigeri. Kiper asal Brasil itu dikenal dominan di area penalti dan sangat kuat dalam mengamankan bola-bola atas.

    Dalam satu setengah musim di Persija, Eduardo bermain dalam 39 pertandingan. Di usianya yang sudah memasuki 34 tahun, Eduardo mengemas 15 cleansheet di bawah mistar gawang tim ibu kota.

    Selain memiliki refleks yang sangat baik, Carlos juga unggul dalam aspek positioning. Karakter permainannya cukup mirip dengan Lucas, terutama dalam ketenangan dan kemampuan mengorganisasi pertahanan.

    5. Igor Rodrigues (Persita Tangerang)

    Igor Rodrigues menjadi kandidat paling ideal untuk menggantikan Lucas Frigeri. Kiper asal Portugal tersebut tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Persita Tangerang.

    Pemain berusia 31 tahun ini mengoleksi delapan kali nirbobol dalam 33 laga bersama Persita musim lalu. Dalam dua musim, Igor tampil dalam 61 laga dengan torehan 16 cleansheet.

    Selain itu, Igor kuat dalam duel udara dan situasi satu lawan satu. Igor juga memiliki jiwa kepemimpinan yang baik sehingga mampu membantu lini belakang tetap solid sepanjang pertandingan.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis