Super League 2025-2026 menjadi penutup rekor gol Dedik Setiawan di Arema dari musim ke musim. Namun, ada ironi di musim terakhirnya sebelum akhirnya meninggalkan klub seiring tak mendapatkan perpanjangan kontrak.
Dedik mencatatkan namanya dalam daftar top skor Arema sepanjang masa. Total 45 gol yang dibuatnya dallam 10 musim menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak Arema sepanjang masa ketiga di bawah Singgih Pitono (67 gol) dan Cristian Gonzales (59).
Pertama gabung di paruh musim Indonesia Soccer Chanpionship A 2016, Dedik memang belum melesakkan satu gol pun karena belum mendapatkan menit bermain di usianya yang masih 22 tahun.
Namun, begitu kesempatan datang padanya, gol demi gol tercipta dari kaki kanan, kaki kiri, dan kepalanya. Bahkan, gol-gol sulit dan mustahil kerap dibuat pemain yang identik dengan jersey bernomor punggung 27 itu.
Liga 1 2018 bisa dibilang sebagai puncak masa subur Dedik dengan lesatan 10 golnya. Musim berikutnya, usai mencetak tujuh gol, Dedik harus menepi dari Liga 1 2019 karena cedera lutut, yang disinyalir sebagai awal dari menurunnya karier Drogba, julukannya.
Dianggap habis gegara cedera, nyatanya Dedik masih bisa menyarangkan gol demi gol ke gawang lawan. Bahkan, tiap musim masih bisa mengemas gol untuk Arema, meski kurang dari dua digit.
Setelah mempertahankan rekor selalu bikin gol di delapan musim, Dedik seolah lupa bagaimana cara mudah menjebol gawang lawan musim lalu. Tampil hanya 11 pertandingan, penyerang asli Malang itu hanya melepaskan dua tembakan ke gawang, dan lima tembakan meleset, tanpa ada satupun yang berbuah gol untuk Arema.
Inilah Rekor Gol Dedik Setiawan di Arema dari Musim ke Musim

