Aremw sepakat akhiri kontrak kerja sama dengan Odivan Koerich di paruh musim Super League 2025-2026. Kebersamaan stopper asal Brasil itu dengan Arema harus berakhir lebih cepat.
Keputusan tersebut diambil setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama putaran pertama kompetisi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya klub untuk memaksimalkan kekuatan Arema demi menghadapi lanjutan kompetisi musim ini.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Odivan selama menjadi bagian dari Skuad Singo Edan. Musim ini, pemain berusia 26 tahun itu tampil dalam delapan pertandingan bersama Arema.
“Manajemen Arema mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan oleh Odivan selama membela Arema. Kami menghargai setiap kontribusi yang telah diberikan untuk tim,” kata Yusrinal.
Pemutusan Kontrak Odivan Koerich Jadi Bukti Komitmen Manajemen Arema yang Terus Berbenah
Pria yang akrab disapa Inal itu menegaskan komitmen manajemen Arema yang terus berbenah. Pihaknya saat ini tengah membamgun kekuatan baru, termasuk di lini pertahanan.
Dengan melepas Odivan, diharapkan Arema bisa mencari stopper asing pengganti. Sebelumnya, di posisi bek tengah, Arema telah melepas Yann Motta dan kehilangan Luiz Gustavo yang cedera panjang.
“Keputusan ini merupakan hasil evaluasi paruh musim dengan tujuan memaksimalkan komposisi tim agar lebih kompetitif di lanjutan Super League 2025-2026. Kami berharap langkah ini dapat membawa Arema tampil lebih solid, sementara Odivan kami doakan sukses dalam perjalanan kariernya selanjutnya,” tandasnya.
