Ada sisi positif yang dilihat Pelatih Marcos Santos saat Arema dikalahkan Persija Jakarta dalam laga uji coba Sabtu (26/7/2025) malam. Pelatih asal Brasil itu menilai, setidaknya, hal itu bakal menjadi modal pasukannya bertarung di Super League 2025-2026.
Memang, dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium, Jakarta itu, gawang Arema kebobolan tiga gol. Dua gol dilesakkan Eksel Runtukahu, ditambah satu gol oleh Gustavo Franca.
Selain menderita kebobolan tiga kali, barisan penyerangan Arema juga gagal melesakkan satu gol pun ke gawang lawan. Skuad Singo Edan kesulitan menuntaskan peluang demi peluang menjadi gol.
“Kami memulai pertandingan dengan baik, permainan berimbang. Tentu saja, saya gak senang dengan hasilnya. Tapi, saya melihat hal-hal positif selama pertandingan,” kata Marcos.
Puji Respon Pemain Ketika Arema Dikalahkan Persija Jakarta
Laga uji coba Arema di kandang Persija ini juga digunakan Marcos dalam mengamati sikap pasukannya dalam merespons lawan. Khususnya ketika mereka dalam situasi tertekan karena kebobolan.
Terbukti, setelah kebobolan, para penggawa Arema mengambil alih kendali serangan. Hanya saja, peluang-peluang yang didapatkan tak berhasil dikonversi menjadi gol balasan.
“Beberapa pemain merespons dengan sangat baik apa yang telah dikerjakan. Tapi kami perlu berkembang,” imbuhnya.
“Kompetisi ada di depan mata, dan tim kami akan terus berkembang, agar kami bisa meraih hasil bagus di kejuaraan ini,” pungkas pelatih berusia 46 tahun tersebut.
