More

    Uniknya Dewa United di Mata Julian Guevara, Arema Harus Ekstra Waspada

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Uniknya Dewa United menjadi sorotan di mata Julian Guevara jelang pertemuan di laga Pekan 18 Super League 2025-2026, Senin (26/1/2026), pukul 19.00 WIB. Pemain asal Kolombia itu meminta penggawa Arema harus ektra waspada saat bersua di Banten International Stadium, Serang.

    Terbukti di pertemuan pertama Arema menelan kekalahan 1-2 di kandang sendiri dari Dewa. Julian tahu betul bagaimana kekuatan Dewa dari laga tersebut, meski saat itu cum duduk di bench pemain cadangan.

    Menurutnya, Dewa kerap mengandalkan penguasaan bola yang luar biasa untuk mengincar gol. Hal itu tak lepas dari banyaknya pemain dengan kemampuan individu demikian di sana, seperti Jaja, Alexis Messidoro, Stefano Lilipaly, Alex Martins, dan lain-lain.

    “Dewa berada dalam situasi yang cukup unik. Saya pikir banyak orang di Indonesia menyukai cara mereka bermain. Mereka punya chemistry yang kuat, permainan yang rapi, dan banyak melakukan operan,” kata Julian kepada WEAREMANIA.

    Uniknya Dewa United yang Saat Ini Posisinya di Bawah Arema

    Julian heran ketika mengetahui posisi Dewa United di klasemen sementara berada di bawah Arema. Namun, pemain berusia 33 tahun itu mencoba meyakinkan teman-temannya jangan sampai terkecoh.

    “Mungkin hasil mereka musim ini belum terlalu bagus, tetapi itu gak berarti mereka bukan tim yang kuat. Mereka adalah tim yang sangat bagus, dengan pemain-pemain hebat seperti Alex Martins, Alexis Messidoro, dan Ricky Kambuaya. Mereka pemain besar,” imbuhnya.

    “Namun kami juga tim yang bagus. Saya sangat percaya pada tim kami dan para pemain. Saya yakin kami bisa datang ke sana dan melakukan pekerjaan dengan baik,” jelas pemilik jersey bernomor punggung 6 ini.

    Ajang Balas Dendam

    Julian mencium gelagat laga ini dijadikan ajang balas dendam atas kekalahan kandang Arema dari Dewa di putaran pertama lalu. Namun, menurutnya, frasa balas dendam itu sebaiknya diganti dengan istilah yang lain.

    “Saya gak terlalu memikirkan soal balas dendam, karena saya gak menyukai kata-kata itu. Di putaran kedua ini, kami gak boleh memikirkan apakah bermain di kandang atau tandang. Yang penting kita berjuang untuk kemenangan,” tandasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis