Usai kalahkan Persija Jakarta di kandangnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (8/2/2026), penggawa Arema diingatkan pentingnya rendah hati. Pesan itu disampaikan Pelatih Marcos Santos yang tak ingin pasukannya terlena gara-gara kemenangan di Pekan 20 Super League 2025-2026 tersebut.
Skuad Singo Edan berhasil membawa pulang tiga poin dari lawatannya ke ibu kota. Brace Gabriel Silva memastikan kemenangan Arema 2-0 atas tim tuan rumah.
Hasil ini membuat posisi Arema naik dua strip dari peringkat 9 ke peringkat 11 di klasemen sementara dengan 27 poin. Marcos mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus mengumpulkan poin untuk memperbaiki posisi.
“Kami masih punya gunung yang harus didaki. Poin kami masih cukup jauh dari kelompok tim di papan atas. Namun kemenangan ini memberi motivasi, keberanian dan karakter, agar kami tetap rendah hati, terus bekerja lebih keras, demi meraih hasil di pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Marcos.
Bisa Kalahkan Persija Jakarta, Bukti Kekuatan Terbaru Arema
Marcos menegaskan, kemenangan di kandang Persija menjadi bukti kekuatan terbaru Arema pasca bursa transfer pemain paruh musim. Apalagi yang dikalahkan adalah Persija yang notabene tim papan atas yang tengah bersaing untuk berebut juara musim ini.
Pelatih asal Brasil itu bersyukur bisa memanfaatkan bursa transfer untuk menambah kekuatan. Arema berhasil mendatangkan Pablo Oliveira, Gabriel Silva, Gustavo França, Joel Vinicius, Gianluca Pandeynuwu, Rio Fahmi, Hansamu Yama, dan terakhir Leo Guntara.
“Sekarang tim kami mulai menyatu. Arema memperkuat tim dengan mendatangkan pemain-pemain penting
yang sebelumnya dibutuhkan oleh tim, sehingga tim kami menjadi lebih kuat,” imbuhnya.
