Wiliam Marcilio pamit tinggalkan Arema setelah digantung nasibnya selama dua bulan sejak Februari lalu. Pengumuman itu disampaikannya lewat akun media sosial resminya, @wiliamm96, Senin (28/4/2025) setelah digantung dua bulan.
Pemilik jersey bernomor punggung 10 itu menyampaikan kabar yang tidak terlalu mengejutkan itu usai Arema ditahan imbang Persebaya Surabaya di Pekan 30 Liga 1 2024-2025. Sebetulnya, pemain berusia 28 tahun itu ingin sekali tampil di laga Derby Jawa Timur dan mencetak gol seperti di putaran pertama lalu ketika Arema kalah 2-3.
Selama dua bulan terakhir, gelandang asal Brasil itu sama sekali tidak dilibatkan dalam pertandingan Arema, meski tetap menjalani sesi latihan rutin. Wiliam terakhir tampil untuk Arema saat bermain imbang 1-1 dengan PSM Makassar di Pekan 22 (10/2/2025), itupun sebagai pemain pengganti selama lima menit saja.
“Dengan hati yang penuh rasa syukur saya, saya mengucapkan selamat tinggal kepada Arema FC.
Terima kasih kepada Tuhan yang telah membimbing saya, kepada klub atas kesempatan ini, kepada rekan-rekan tim atas kemitraannya,” tulis Wiliam.
Wiliam Marcilio Pamit Tinggalkan Arema Dengan Kenangan Tak Terlupakan
Wiliam mengaku meninggalkan Arema dengan kenangan yang tak terlupakan, baik bersama rekan satu tim maupun Aremania. Terima kasih khusus disampaikannya untuk para pendukung Arema yang ‘memihaknya’.
Ada yang bilang Wiliam tersisih karena tidak masuk skema Pelatih Ze Gomes yang baru gabung di putaran kedua, ada pula yang menyatakan attitude-nya buruk, tapi langsung dibantah. Dalam situasi tersebut, Wiliam bersyukur banyak Aremania yang tetap memberikan dukungan kepadanya.
Sepanjang membela Arema musim ini, Wiliam tampil dalam 19 laga (1268 menit). Lima gol dan tujuh assist menjadi kontribusinya yang paling berarti di Liga 1 2024-2025.
“Terima kasih kepada para suporter atas cinta dan dukungan yang tak tergoyahkan. Ini adalah momen yang tak terlupakan. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Terima kasih untuk segalanya!” pungkasnya.
