More

    3 Alasan Arema Tetap Mempertahankan Ze Gomes Sebagai Pelatih Kepala

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Setelah tiga laga berlalu dengan hasil yang tak menggembirakan, manajemen Arema mempertahankan Ze Gomes sebagai pelatih kepala dalam lanjutan Liga 1 2024-2025. Setidaknya ada tiga alasan masuk akal yang melatarbelakangi keputusan yang tak sesuai harapan sebagian besar pendukung mereka, Aremania.

    Sejak dipegang Ze, Arema yang tadinya mengakhiri putaran pertama di posisi 4, kini harus terlempar kembali ke papan tengah. Arema berada di posisi 10 klasemen sementara dengan 28 poin.

    Koleksi poin Arema tak bertambah dalam tiga laga terakhirnya. Hal itu tak lepas dari tiga kekalahan beruntun sepanjang Pekan 18 hingga Pekan 20 kemarin.

    Terbaru, Arema dilumat Persib Bandung 1-3 di kandang sendiri, Stadion Soepriadi, Kota Blitar. Sebelumnya, Arema lebih dulu kalah 0-2 di markas Dewa United dan 1-3 di kandang Borneo FC Samarinda.

    Dalam laga melawan Persib, ribuan Aremania di tribune telah meneriakkan pemecatan terhadap Ze dari kursi kepelatihan. Seruan agar pelatih asal Portugal itu mundur juga bergema di media sosial lewat tagar #ZeGomesOut.

    Tapi, rupanya tanda-tanda kontrak Ze bakal berakhir lebih cepat tak tampak hingga saat ini. Direksi Arema masih memberikan pengampunan terhadap kinerjanya yang berakhir dengan tiga kekalahan berturut-turut.

    Memang, ada klausul kontrak yang menyebutkan jika Arema kalah tiga kali beruntun, maka si pelatih bisa saja diakhiri kontrak kerja samanya. Masalahnya, jika klausul itu tak diaktifkan aka e akan tetap berdiri di depan bench pemain cadangan dalam laga selanjutnya, hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

    Inilah 3 Alasan Arema Tetap Mempertahankan Ze Gomes Sebagai Pelatih Kepala

    1. Masuk di Tengah Jalan

    Ze Gomes masuk di tengah jalan, tepatnya saat putaran pertama Liga 1 2024-2025 baru saja berakhir. Sebelumnya, Arema mengakhiri kontrak kerja sama mereka dengan pelatih Joel Cornelli usai Pekan 15.

    2. Masih Butuh Adaptasi

    Sebagai pelatih yang baru datang di tengah musim, tentu Ze masih butuh adaptasi. Proses adaptasi tiap pelatih juga berbeda-beda, tergantung individu pelatih itu sendiri dan individu pemain yang dikelolanya, di mana kedua hal itu berkaitan.

    3. Bukan Pemain Pilihannya

    Karena tiba dengan situasi skuad yang sudah ada, maka para pemain yang dikelolanya saat ini praktis bukanlah para pemain pilihan Ze sendiri. Meski ada bursa transfer pemain paruh musim pada pertengahan Desember 2024 hingga pertengahan Januari 2025, Ze tak mengambil kesempatan mendatangkan pemain yang diinginkannya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis