7 Pemain Asing Arema dari Negara Antah Berantah

7 Pemain Asing Arema dari Negara Antah Berantah
Kayamba Gumbs (C) WEAREMANIA

Sudah puluhan pemain asing pernah memperkuat Arema sejak tahun 1987 hingga kini. Namun di antara mereka ada pemain asing Arema dari negara antah berantah.

Disebut antah berantah lantaran negara asal mereka kurang populer di dunia. Saking tak populernya, para pesepakbolanya pun jarang sekali yang bermain di luar negeri, termasuk di Liga Indonesia.

Setidaknya ada 7 pemain asing yang tergolong berasal dari negara-negara yang kurang populer di dunia. Mereka hadir di Arema pada masa yang berbeda-beda.

Inilah 7 Pemain Asing Arema dari Negara Antah Berantah

1. Jad Noureddine

Jad Noureddine berasal dari Lebanon, sebuah negara di kawasan benua Asia, tepatnya Timur Tengah. Pemain berposisi stopper itu didatangkan Arema dari Borneo FC di Liga 1 2017 saat dilatih Aji Santoso.

2. Ahmed Atayev

Ahmed Atayev merupakan pemain yang berasal dari Turkmenistan, negara di kawasan Asia Tengah yang merupakan pecahan dari Uni Sovyet. Pemain yang mampu menempati posisi gelandang bertahan dan stopper itu memperkuat Arema di paruh musim Liga 1 2017 hingga paruh musim Liga 1 2018.

3. Pavel Smolyachenko

Masih ingat Pavel Smolyachenko? Gelandang bertahan ini berasal dari Uzbekistan, yang juga negara Asia Tengah pecahan dari Uni Sovyet. Pavel hadir di Arema di Liga 1 2019 putaran pertama saja.

4. Tarikh El Janaby

Tarikh El Janaby datang dari sebuah negara di pesisir utara benua Afrika, Maroko. Pemain berposisi sebagai gelandang serang itu memperkuat Arema sejak putaran kedua Liga Indonesia (Ligina) XIII 2007-2008 lalu.

5. Landry Poulangoye

Landry Poulangoye masuk skuad Arema saat juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010. Namun pemain berposisi sebagai gelandang bertahan itu tak ikut mengangkat trofi juara lantaran dicoret saat tengah musim. Pemain ini datang dari Gabon, negara tak terkenal di benua Afrika.

6. Goran Gancev

Goran Gancev adalah bagian dari lini belakang Arema yang terbilang sebagai yang terkuat di Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016. Stopper ini berasal dari Makedonia, sebuah negara di kawasan Eropa Timur yang merupakan pecahan dari Yugoslavia.

7. Keith Kayamba Gumbs

Keith Kayamba Gumbs lebih dulu sukses bersama Sriwijaya FC sebelum memperkuat Arema di Indonesia Super League (ISL) 2013. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini datang dari negara tak populer di kawasan Karibia alias Amerika Tengah bernama Saint Kitts and Nevis.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.