Arema Berjuang Untuk Berkandang di Kota Blitar, Disarankan Pakai Stadion Gajayana Saja

- Advertisement -

Arema berjuang untuk berkandang di Stadion Soepriadi, Kota Blitar di Liga 1 2024-2025 mendatang. Namun, banyak netizen yang menyarankan pakai Stadion Gajayana, Kota Malang saja.

Upaya Arema untuk menggunakan Stadion Gajayana sebagai homebase sudah dilakukan sejak sebelum Liga 1 2023-2024 bergulir. Banyak upaya yang telah dilakukan manajemen Arema untuk bisa berhomenase di Kota Malang.

Sempat ada wacana Arema mengajukan hak pengelolaan atas Stadion Gajayana. Bahkan, Arema siap menggelontorkan dana untuk renovasi stadion tertua tersebut agar mendapatkan status layak pakai di Liga 1 dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Namun, hasilnya nihil, lantaran negosiasi antara Arema dan Pemerintah Kota Malang diduga berjalan alot. Ujung-ujungnya, Arema terpaksa memainkan laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Giantar, Bali.

Kabar terakhir pada Februari 2024 lalu, Pemkot Malang berencana merenovasi Stadion Gajayana. Rencana itu masih dalam tahap penyusunan Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD).

Jadi Salah Satu Alasan Kenapa Arema Berjuang Untuk Berkandang di Luar Kota

Tak bisa dipakainya Stadion Gajayana konon menjadi salah satu alasan kenapa Arema ngotot berkandang di luar kota. Apalagi, proses renovasi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang diprediksi baru akan selesai pada akhir tahun 2024.

Sayangnya, niat untuk memakai Stadion Soepriadi, Kota Blitar terganjal penolakan Wali Kota Blitar, Santoso. Trauma warganya atas kericuhan kelompok suporter Arema dan Persebaya Surabaya di tahun 2020 silam menadi alasan penolakan itu.

Namun, manajemen Arema masih terus berupaya mengajukan audiensi kepada Pemkot Blitar dengan sejumlah argumen. Selain itu, Arema juga menyiapkan dua venue lainnya, di Stadion Bumi Wali, Tuban, dan Jember Sport Garden, Jember.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Artikel Lainnya