Pemain Asing yang Dinaturalisasi Setelah Lepas dari Arema

Pemain Asing yang Dinaturalisasi Setelah Lepas dari Arema
Esteban Vizcarra (C) DANI KRISTIAN

Sepanjang sejarah perjalanan klub Arema pernah diperkuat oleh empat pemain asing yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mendapatkan paspor. Namun, ternyata ada juga pemain asing yang dinaturalisasi setelah lepas dari Arema.

Arema pernah diperkuat oleh tiga pemain naturalisasi ketika bermain di Indonesia Super League (ISL) 2012-2013. Mereka adalah Cristian Gonzales, Victor Ignonefo dan Greg Nwokolo. Begitu pula di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, ada nama Raphael Maitimo yang menjadi bagian dari Arema.

Lalu, Siapa Sajakah Pemain Asing yang Dinaturalisasi Selepas dari Arema?

1. Herman Dzumafo Epandi

Pemain asing yang dinaturalisasi selepas dari Arema yang pertama adalah Herman Dzumafo Epandi. Pemain kelahiran Douala, Kamerun, 21 Februari 1980 itu pernah menjadi penyelamat Arema dari jurang degradasi pada putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2011-2012.

Namun, Dzumafo baru menjalani proses menjadi Warga Negara Indonesia saat akan bermain di PSPS Riau di Liga 2 2017. Penyerang yang pernah menyumbangkan enam gol untuk Arema itu resmi dinaturalisasi pada 7 Juni 2017.

2. Alberto Goncalves da Costa

Alberto Goncalves menjadi salah satu bagian penting dalam skuad Arema yang bertabur pemain bintang pada Indonesia Super League (ISL) 2012-2013. Saat itu, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini masih berkewarganegaraan Brasil, meski sudah menikah dengan wanita Indonesia.

Pemain kelahiran Belem, Brasil, 31 Desember 1980 tersebut baru dinaturalisasi pada 6 Februari 2018. Saat itu, Beto, sapaan akrabnya, sedang memperkuat Sriwijaya FC di pentas Liga 1 2018.

Semasa bermain di Arema, pemain Timnas Indonesia tersebut sudah pernah merasakan manisnya merengkuh gelar juara. Mulai dari juara Menpora Cup 2013, Piala Gubernur Jatim 2013, dan Trofeo Persija Cup 2013.

3. Esteban Gabriel Vizcarra

Sama seperti Beto, Esteban Vizcarra juga menjadi WNI saat bermain di Sriwijaya FC, hanya berbeda tanggal saja. Pemain yang bisa menempati posisi gelandang serang atau pun penyerang sayap itu dinaturalisasi pada 16 Maret 2018.

Pemain yang lahir di Belen de Escobar, Argentina, 11 April 1986 itu bermain di Arema selama dua tahun lebih. Tepatnya pada akhir 2015, Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, dan Liga 1 2017. Pemain

Selama di Arema, sejumlah gelar pernah dipersembahkan Vizcarra. Sebut saja trofi juara Piala Bhayangkara 2016, Bali Island Cup 2016, Trofeo Bhayangkara Cup 2017, dan Piala Presiden 2017.

4. Fabiano Beltrame

Fabiano Beltrame hadir di Arema pada ajang QNB League 2015 yang dibubarkan lantaran PSSI dibekukan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Setelah melalui proses yang panjang, ketika membela Persib Bandung, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu akhirnya menjadi WNI pada 16 Desember 2019.

Pemain kelahiran Foz do Iguacu, Brasil, 29 Agustus 1982 itu memang tak memenangi gelar juara selama di Arema. Namun, tiga gol mampu dilesakkannya dalam dua pertandingan awal sebelum QNB League 2015 berhenti.