Djadjang Nurdjaman Jadi Pelatih Lokal Ketujuh yang Dihadapi Arema

Djadjang Nurdjaman jadi pelatih lokal ketujuh yang dihadapi Arema di Liga 1 2021-2022, tepatnya di Pekan 13, Selasa (23/11/2021), pukul 20.30 WIB. Pelatih Barito Putera itu tak ingin bernasib sama dengan enam pelatih lokal sebelumnya yang gagal mengalahkan Arema.

Skuad Singo Edan di tangan pelatih Eduardo Almeida sudah menghadapi enam klub yang ditangani pelatih lokal. Ada Imran Nahumarury (PSIS Semarang), Iwan Setiawan (Persela Lamongan), Hendri Susilo (Persiraja Banda Aceh), Widodo Cahyono Putro (Persita Tangerang), Ramhad Darmawan (Madura United), dan Aji Santoso (Persebaya Surabaya).

Dari enam pelatih itu, Almeida mengalahkan tiga pelatih, yakni Iwan, Hendri, dan Rahmad, sedangkan sisanya berakhir imbang. Namun demikian, Djadjang tak mau memikirkan hal tersebut.

“Saya lebih melihat Arema sebagai sebuah tim, dari awal Arema sudah difavoritkan banyak pengamat sepak bola. Terbukti saat ini mereka ada di papan atas. Secara tim memang sudah cukup berpengalaman, materi pemain yang dimiliki juga boleh dikatakan pemain kelas satu di Liga 1. Artinya, Arema tim bagus, ditambah kepiawaian pelatihnya,” kata Djanur, sapaan akrabnya.

Sebagai Pelatih Lokal Ketujuh yang Dihadapi Arema, Djanur Tak Mau Kalah

Djanur menegaskan tak mau kalah dari Arema. Mantan pelatih Persib Bandung itu berharap Barito Putera bisa mengalahkan Arema.

Setidaknya, tim berjuluk Laskar Bekantan Hamuk itu punya modal bagus setelah menang telak di laga sebelumnya. Barito sanggup menuai tiga poin usai mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 4-1.

“Pelatih-pelatih lokal di Liga 1 sebelumnya sudah dikalahkan Arema, tapi saya tidak melihat hal itu. Yang jelas, kami lebih ingin menjaga tren positif. Bahkan, bukan hanya ingin mendapat poin, tapi saya ingin Barito meraih tiga poin di pertandingan ini,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.