Kalah 4 Gol dari Persela, Awal Kehancuran Aji Santoso di Arema

Kalah 4 Gol dari Persela, Awal Kehancuran Aji Santoso di Arema
Aji Santoso di Stadion Surajaya Lamongan (C) DANI KRISTIAN

Aremania pasti masih ingat bagaimana malunya usai Arema kalah empat gol tanpa balas dari Persela Lamongan di Liga 1 2017 (21/5/2017). Rekor kekalahan terbesar dari Persela itu sekaligus menjadi awal ‘kehancuran’ Aji Santoso sebagai pelatih Arema.

Tanpa stopper asingnya, Arthur Cunha yang absen, waktu itu Aji menurunkan duet stopper dadakan, Jad Noureddine dan Junda Irawan, diapit bek sayap Syaiful Indra dan Johan Farizi yang menjadi tembok bagi kiper Kurnia Meiga. Di tengah ada nama Juan Pino, Hendro Siswanto dan Muhammad Rafli, sedangkan di depan diisi trio Esteban Vizcarra, Nasir, dan Cristian Gonzales.

Kedatangan Aji ke Lamongan pada pekan ketujuh itu sejatinya membawa catatan positif bersama Arema. Sebab, selama enam pekan sebelumnya, Arema mengemas 11 poin hasil dari tiga kali menang, dua kali seri dan sekali saja kalah.

Catatan rekor pertemuan Arema dengan Persela sebelum kekalahan memalukan itu pun sangat bagus, tak terkalahkan di 10 pertemuan terakhir. Bahkan, pada musim sebelumnya, tepatnya di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Arema mampu menang 2-0 di Stadion Surajaya Lamongan (18/7/2016).

4 Gol yang Jadi Awal Kehancuran Aji Santoso di Arema

Pada babak pertama, sudah ada dua gol Persela yang bersarang ke gawang Meiga. Sementara, dua gol tambahan Persela dibuat pada 45 menit babak kedua.

Baru 11 menit laga berjalan, gawang Arema sudah kebobolan oleh gol penyerang lokal Persela, Fahmy Al-Ayyubi. Pada menit 30, giliran legiun asing Persela, Ivan Campos yang menggandakan ketinggalan Arema menjadi 0-2.

Fahmy mebambah derita Arema dengan gol keduanya di menit 54. Bahkan, mantan peneyrang Arema, Samsul Arif yang baru semenit masuk, menggenapi kemenangan Persela menjadi 4-0 di menit 74.

Aji Santoso Mundur di Akhir Putaran Pertama

Sejatinya, usai kekalahan empat gol tanpa balas di Lamongan itu, Arema mampu bangkit dengan mengumpulkan poin demi poin. Namun, pada akhir putaran pertama, tepatnya sehari usai Arema ditahan imbang Borneo FC 0-0 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Aji mundur dari kursi pelatih.

Selain dua trofi pramusim, juara Bhayangkara Cup 2017 dan Piala Presiden 2017, pelatih asli Malang itu sebenarnya memiliki catatan yang tak terlalu buruk saat meninggalkan Arema. Dari 17 laga di Liga 1 2017, Arema meraih tujuh kemenangan, lima seri, dan empat kekalahan.