Ketika Arema Hancur Lebur di Cina

Ketika Arema Hancur Lebur di Cina
Shandong Luneng vs Arema (C) BOLANET

Apakah Aremania masih ingat cerita ketika Arema hancur lebur di Cina? Tepatnya di kandang Shandong Luneng di ajang Liga Champions Asia (AFC Champions League) 2011 (20/4/2011).

Saat itu, Arema yang dilatih Miroslav Janu sama sekali belum pernah meraih kemenangan di tiga matchday sebelumnya. Skuad Singo Edan bertekad membawa pulang poin dari Stadion Shandong Sport Centre, Jinan.

Sebenarnya, Purwaka Yudhi dan kawan-kawan membawa modal penting satu poin usai bermain imbang 1-1 dengan Shandong di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada matchday ketiga. Setidaknya, mereka ingin mengulang hasil imbang di kandang Shandong, sambil melirik peluang untuk meraih tiga poin.

Sayangnya, kenyataan di lapangan hijau berkata lain. Gawang Arema justru kebobolan lima gol tanpa balas, sehingga pulang dengan tangan hampa.

Arema Hancur Lebur karena Kalah Segalanya

Bermain di hadapan 10.059 pendukung Shandong Luneng, Arema bisa dibilang kalah segalanya. Tertmasuk head to head antar lini, di mana Arema harus melawan tim yang mayoritas dihuni oleh para pemain Tim Nasional Cina.

Waktu itu, Arema minus kiper andalan Kurnia Meiga, stopper Roman Golian, gelandang Esteban Guillen, dan penyerang Noh Alam Shah. Arema cuma membawa dua pemain asing, yakni Roman Chmelo dan Muhammad Ridhuan yang masuk sebagai starter.

Bahkan, Miro harus menurunkan kiper mudanya, Aji Saka di bawah mistar, tanpa kiper cadangan. Selain itu, di starting line-up ada nama Zulkifly Syukur, Leonard Tupamahu, Purwaka Yudhi, Talaohu Abdul Mushafry, Waluyo, Ahmad Bustomi, Juan Revi, dan Yongki Aribowo. Di bench ada Ahmad Amiruddin, Sunarto, Muhammad Fakhrudin, dan Benny Wahyudi.

Tiga Pemain Timnas Cina Jebol Gawang Arema

Lima gol Shandong Luneng ke gawang Arema dibuat oleh Deng Zhuoxiang di menit 25, Manuel De Brito Filho di menit 45, Han Peng di menit 70, Muzaffar Mirakhmadjon di menit 81, dan Wang Yongpo di menit 92. Tiga di antara kelima pemain itu merupakan penggawa Timnas Cina.

Deng Zhuoxiang saat itu tergabung di Timnas Cina dengan 30 caps dan tujuh gol, sedangkan Wang Yongpo punya 18 caps dan delapan gol. Sementara, Han Peng lebih produktif lagi, yakni punya 35 caps dan 10 gol.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.