Thursday, July 9, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Malangan

Cikar, Angkutan Hasil Bumi Pada Masanya

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
10 June 2021
in Malangan
0 0
0

Jika mendengar kata cikar, mungkin beberapa orang bertanya-tanya dan merasa asing dengan kendaraan tradisional ini. Nyatanya, memang angkutan yang mirip dokar ini udah jarang sekali digunakan. Pada masanya, cikar umumnya digunakan sebagai angkutan hasil bumi.

Berbeda dengan dokar yang bertenaga kuda, cikar ditarik oleh sapi. Gerobak yang digunakan pun berbeda. Angkutan ini memiliki gerobak yang relatif lebih besar dengan bentuk seperti rumah-rumahan pada atapnya. Tidak heran, ruang yang luas ini digunakan sebagai tempat angkut hasil bumi, ya.

ArtikelTerkait

Menjelajah Kampung Arab di Kota Malang

Jembatan Mojopahit, Saksi Bisu Sejarah Malang

Relief Mahabharata di Candi Jago

Sarinah Malang, Dulunya adalah Gedung Concordia

ADVERTISEMENT

Terbuat dari Kayu

Kendaraan satu ini sebagian besar bagiannya terbuat dari kayu. Gerobak cikar dilengkapi dua roda besar di sisi kanan dan kirinya. Tidak seperti ban kekinian yang menggunakan besi sebagai rangkanya, roda cikar terbuat dari kayu berlapis karet ban di tepiannya. Gerobak yang dibuat dari kayu memiliki bagian yang melintang ke depan.

Kayu melintang pada gerobak dihubungkan dengan pedati yang ditarik oleh sapi. Tentu jumlahnya menyesuaikan sapi yang menjadi sumber utama tenaga penggeraknya. Pedati tunggal untuk satu sapi penarik, dan pedati ganda untuk dua sapi penarik.

Hanya Sapi Pilihan

Sapi penarik ini ternyata bukan sembarang sapi. Salah satu syarat utama menjadi sapi penarik cikar adalah yang memiliki unyeng-unyeng alias pusaran rambut yang berada di tengah kepala. Konon, tanda unik ini menunjukkan jika sapi tersebut tidak takut makhluk halus. Sapi penarik cikar juga harus yang berukuran besar, karena beban muatannya yang banyak. Satu hal yang dapat dilakukan untuk membuat sapi tumbuh besar adalah dengan cara mengebirinya.

Laju cikar terbilang cukup lambat, karena seirama dengan kecepatan berjalan sapi. Penggunaannya sebagai angkutan hasil bumi memang tidak dipaksakan untuk bergerak seperti angkutan balap. Pergerakan lambat ini memiliki kelebihan tersendiri, anak-anak sering nggandol untuk menumpang berangkat ke sekolah. Meski tidak menggunakan pengaman dengan standart tertentu, cikar menjadi angkutan aman dan nyaman bagi anak-anak.

Angkutan Hasil Bumi ke Kota

Cikar difungsikan sebagai kendaraan pengangkut hasil bumi ke Kota. Di Malang, keberadaannya banyak dipunyai oleh penduduk di kawasan kabupaten Malang untuk mengangkut hasil bumi seperti padi, jagung, dan lain sebagainya ke Malang. Perjalanan dari daerah ke kota relatif memakan waktu, dari Turen ke Gadang contohnya, penduduk memerlukan waktu seharian, dari pagi hingga sore.

Meskipun pilihan kendaraan yang lebih cepat, kereta Malang Stoomtram Maatschappij sudah ada di jalur Turen, cikar tetap menjadi andalan bagi sebagian orang.

Angkutan Mewah

Meski terlihat sederhana, cikar dianggap sebagai kendaraan mewah bagi masyarakat Malang. Pemiliknya memiliki surat kendaraan yang berbentuk seperti BPKB (Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor). Tidak hanya itu, ternyata angkutan satu ini juga memiliki plat unik. Kemudian dari surat kendaraan itulah pemilik diwajibkan untuk membayar sejumlah pajak.

Bentuk pajak kendaraan cikar di Malang | Foto: Facebook: Wahyu Mencleg
Bentuk pajak kendaraan cikar di Malang | Facebook © Wahyu Mencleg

Bicara tentang pajak, di tahun 1970-an bentuk pajak untuk angkutan satu ini berbentuk seperti stiker yang mirip dengan peneng sepeda pancal. Stiker tersebut tetap dipertahankan hingga akhir tahun 1990-an.

 

Baca juga: Mencicipi Kopi Ekspor di Golden Heritage Koffie

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Tags: angkutan tradisionalCikarDokarPengangkut Hasil Bumi Cikartransportasi traditional
ShareTweetSend
Previous Post

Gerhana Matahari Cincin 10 Juni 2021 Tak Bisa Disaksikan di Indonesia

Next Post

Link Streaming Nonton Gerhana Matahari Cincin Hari Ini

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Malangan

Seluk Beluk Eksistensi Dokar di Malang

28 June 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.