Hasil sidang isbat hari ini, Jumat (1/4/2022) malam sudah diumumkan di Kantor Kementrian Agama Republik Indonesia di Jakarta. Hasilnya, penetapan kapan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah pun sudah diketahui.
Sidang isbat itu digelar secara tertutup pada pukul 18.15 WIB usai sholat maghrib. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas sendiri yang memimpin sidang tersebut.
Yaqut sendiri pula yang mengumumkan keputusan hasil sidang isbat mengenai kapan mulai puasa Ramadhan tahun 2022 ini. Pengumumkan itu disampaikan melalui jumpa pers sekitar pukul 19.10 WIB.
“Secara mufakat bahwa 1 Ramadan tahun 1443 H jatuh pada hari Ahad (Minggu), 3 April 2022 Masehi,” kata Yaqut.
Dasar Penetapan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah
Yaqut menambahkan, dasar penetapan kapan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah itu dilakukan dengan dua metode. Ada metode hisab dan rukyat yang sudah sejak dahulu digunakan di Indonesia untuk menentukan waktu awal puasa Ramadhan.
Yang dimaksud metode hisab adalah metode penghitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Sementara, metode rukyat adalah pengamatan visibilitas hilal dengan cara melihatnya langsung.
“Kedua metode ini, baik hilal maupun rukyat bukanlah dua metode yang harus dipertentangkan, melainkan metode yang saling melengkapi satu sama lain,” pungkasnya.





