Jalur lingkar barat atau biasa disebut jalibar Malang oleh masyarakat kembali menjadi keluhan setelah diperbarui dan ditambal lubang jalannya. Setelah sering terkena hujan deras jalan ini kembali banyak bagian yang berlubang dengan ditambah kendaraan yang melintas adalah kendaraan kecil hingga besar seperti bus dan truk.
Jalibar ini baru saja diresmikan dengan nama baru yaitu jalan Ir. Soekarno oleh ketua DPD RI Puan Maharani pada tanggal 20 Desember 2021.
Awal jalan ini dibuka dan dilintasi oleh kendaraan secara umumadalah tahun 2013 dengan pengerjaan jalan dimulai sejak tahun 2008 silam.
Jalur ini di desain sebagai pusat perekonomian di Kota Kepanjen, dengan sudah adanya Perumahan PNS Bumi Kanjuruhan hingga Taman Puspa dan Taman Kehati. Bahkan jalibar yang merupakan jalan besar dan tergolong baru merupakan salah satu rencana dalam mengembangkan Kepanjen sebagai ibu kota baru Kabupaten Malang.
Kini jalan ini sudah berubah dengan semakin banyaknya jalan yang berlubang dan berelombang. Bagi kendaraan motor maupun mobil diharuskan berhati-hati dalam memilih jalur yang akan dilewati. Karena lubang yang banyak disebabkan oleh curah hujan yang tinggi menyebabkan kerusakan yang sangat dalam.
Tidak jarang disini pengendara motor mengalami kecelakaan tunggal akibat lubang jalan. Sehingga selain diharuskan cermat dalam memilih jalan saat melintasi jalur ini, pengendara motor sebaiknya harus memberi jarak minimal 5 meter dengan kendaraan didepannya.
Selain akibat dari curah hujan yang tinggi, kerusakan jalan ini juga disebabkan material jalan yang digunakan kurang maksimal sehingga seringnya dilintasi oleh kendaraan besar membuat jalan ini semakin parah mengalami kerusakan.





