Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Catatan Thomas Stamford Raffles Menemukan Benteng Kuto Bedah

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
20 February 2022
in Sejarah
0 0
0
benteng kuto bedah - raffles

Sir Thomas Stamford Raffles, seorang Letnan Gubernur Jawa saat Kerajaan Inggris mengambil alih tanah jajahan Belanda. Empat tahun setelah pengangkatannya, tepatnya pada 1811, Ia melakuan perjalanan ke Malang dan tertulis pada sebuah buku berjudul “The History of Java”. Dalam catatannya ini, terungkap bahwa ia menemukan reruntuhan Benteng Kuto Bedah dalam kawasan bernama Supit Urang yang konon pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Singosari.

Dalam perjalanan ini, tercatat Raffles mengunjungi Candi Singosari dan menemukan beberapa artefak lainnya. Setelah mengunjungi seluruh tempat sekitar Singosari, Raffles memimpin rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Malang. Dalam jarak sejauh 13 pal dari Lawang, pada malam hari, rombongan sampai pada reruntuhan Supit Urang. Tempat ini biasa disebut Kuto Bedah (Bedah Kota) atau benteng yang sengaja ditinggalkan. Situs ini sendiri kabarnya digunakan sebagai perlindungan terakhir para pengungsi dari Kerajaan Majapahit.

ArtikelTerkait

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

Astana Karaeng Galesong Ngantang, Makam Pejuang di Jalan Allah

ADVERTISEMENT

Benteng Kuto Bedah

Masih dalam bukunya, Raffles menuliskan, dinding benteng Kuto Bedah itu terdiri dari batu bata dan bagian dasarnya dapat ditelusuri dengan mudah. Rombongan sempat mengelilingi sisi-sisinya, dan sejauh yang dapat mereka perkirakan, keliling benteng itu tidak kurang dari dua mil. Benteng ini terbilang strategis, karena letaknya yang berdiri kokoh pada daerah pertemuan antara tiga sungai yang mengalir mengelilingi 3-4 dinding. Ketiga sungai itu adalah Sungai Brantas, Sungai Bango dan Sungai Amprong.

Kedalaman dari dinding ke sungai sendiri mencapai sekitar 50-100 kaki dan lebih dalam lagi pada beberapa sisi. Selain itu, Raffles menceritakan ada sebuah parit yang sangat dalam mengalir dari satu sungai ke arah sungai yang lain. Lebar parit itu sekitar 75 kaki dengan kedalaman tidak kurang dari 50 kaki. Menariknya, ada sistem buka tutup, sehingga dapat dengan mudah mengatur aliran air dari sungai ke sungai lain tersebut.

Kondisi Benteng Kuto Bedah itu kini dipastikan telah tertimbun, dan bahkan di beberapa bagiannya telah ditanami. Pada bekas reruntuhan itu Raffles menuliskan dalam bukunya, tampak beberapa tempat pemukiman dengan dinding dan sistim bercocok tanam yang baik, terutama tembakau.

Sumber:
The History of Java – Sir Thomas Raffles
Jawa Tempo Doeloe – James R. Rush

Selain Benteng, Malang jug amemiliki tempat perlindungan lain yakni bunker. Bunker apa? Baca juga: Bunker Bareng, Persembunyian Pada Zaman Belanda
Tags: benteng kuto bedahBenteng Thomas Stamford Rafflessupit urangThomas Stamford Raffles
ShareTweetSend
Previous Post

Padi Heritage Hotel, Tawarkan Nuansa Pedesaan di Tengah Kota Malang

Next Post

Hotel Wibisono, Penginapan untuk Pengunjung Pantai Balekambang Malang

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

No Content Available

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.