Saturday, July 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

Ongis Mbois by Ongis Mbois
30 October 2024
in Sejarah
0 0
0

Kasembon adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Beberapa orang mungkin tidak tahu sejaran mengapa daerah ini bernama Kasembon. Ternyata ada kisah romantis di balik penamaan wilayah ini.

Berawal dari beberapa prajurit Trunojoyo yang datang di masa Hindia-belanda yang singgah di daerah yang tidak bernama. Meski demikian, daerah ini sudah ditempati beberapa penduduk pada masanya. Prajurit ini berangkat dari arah Timur menuju ke Barat, tepatnya menuju ke Kediri.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

ADVERTISEMENT

Pangeran Trunojoyo sendiri merupakan sosok pahlawan nasional yang gugur di daerah ini pada 2 Januari 1680 silam. Makam bangsawan asal Madura yang juga keturunan Sultan Agung, Raja Mataram ini bisa menjadi referensi Anda yang berkunjung dan gemar mendatangi wisata sejarah atau pun wisata ziarah.

Dalam masa singgah prajurit Trunojoyo di daerah ini, salah satu prajuritnya kesengsem alias jatuh cinta pada seorang wanita setempat. Sayangnya, cerita yang beredar tidak menyebut jelas siapa nama kedua sijoli ini. Namun dipercaya, kisah inilah yang menjadi sebuah inspirasi warga setempat untuk menamai daerah mereka dengan nama Kasembon.

Jika diartikan, Kasembon berasal dari singkatan bahasa Jawa, “Kesengsem ing babon”. “Kesengsem” dalam Bahasa Jawa berarti jatuh cinta, sementara “babon” merupakan sebutan untuk induk ayam (ayam betina) yang jadi perumpamaan seorang wanita. Jadi, “Kesengsem ing babon” bisa diartikan “Jatuh cinta kepada wanita”.

Sejak saat itulah, daerah tempat singgah rombongan prajurit Trunojoyo itu dinamakan Kasembon. Hingga saat ini, keturunan mereka masih banyak yang bertahan di wilayah tersebut.

Baca juga: Sedah Ayu dalam Sejarah Sedayu Turen
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.
Tags: BelandakasembonPangeran Trunojoyosejarah kasembon
ShareTweetSend
Previous Post

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

Next Post

Profil Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Ngalampedia

Lapangan Pacuan Kuda Zaman Belanda di Kota Malang

16 September 2024
Ngalampedia

Kapten Laut Albert Warokka, Pahlawan Dalam Perang Laut Pertama Indonesia

3 May 2024
Hotel Lapidoth
Malangan

Hotel Lapidoth, Hotel Pertama di Malang

28 September 2023
Foto © Radar Malang
Malangan

Monumen Palagan Mendalan, Monumen Perjuangan Masyarakat Kasembon

13 July 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.