Wisma Tumapel berada di Jalan Tumapel No. 1, Kec. Klojen, Kota Malang. Kalau dari Stasiun Kota Malang, Anda lurus saja berjalan sampai menemukan Bundaran Tugu.
Setelah terlihat Hotel Tugu dan Hotel Splendid, Anda dapat masuk ke sebuah jalanan di seberang Hotel Splendid. Menurut cerita yang beredar, Wisma Tumapel dahulunya masih menjadi bagian dari Hotel Splendid.
Wisma Tumapel didirikan sekitar tahun 1928. Bangunan tua yang sudah ada sejak zaman Belanda ini masih berdiri hingga saati ini. Wisma yang dibangun oleh Belanda ini kemudian direbut oleh penjajahan Jepang di tahun 1944 dan dijadikan kantor pemerintahan.
Pada tahun 1950, kepemilikan wisma ini jatuh di tangan FKIP Universitas Airlangga (UNAIR) yang menjadikan wisma tersebut sebagai ruang kelas dan wisma dosen. Hingga berganti kepemilikan lagi di tahun 1968 dan dipegang oleh Universitas Negeri Malang (UM).
Pada tahun 2009, Wisma Tumapel dikosongkan untuk kemudian dibangun kembali menjadi hotel. Sayang, walau sudah ada rencana renovasi sejak 2013, hal tersebut tak pernah terealisasi. Para investor yang tertarik pun mundur perlahan karena hal kepemilikan yang masih belum jelas.
Setelah melewati proses panjang, akhirnya pihak Universitas Negeri Malang memutuskan untuk direnovasi. Proses renovasi sudah berjalan sejak 2016 untuk tahap pertama dan dilanjutkan kembali renovasi tahap kedua pada tahun 2018.
Sebagai perencanaan Wisma Tumapel ini akan dikembalikan fungsinya sebagai penginapan/guest house dan pendukung kegiatan manajemen kelembagaan UM.
Misteri Noni Belandan Berwajah Rata
Selain pemugaran itu, wisma ini juga lekat dengan cerita mistisnya. Mitos ini ternyata juga dibuktikan dengan pengakuan pengunjung tentang penampakan Noni Belanda berwajah rata yang kerapkali muncul di lorong bangunan.
Sang penjaga wisma juga mengatakan bahwa pengunjung tak boleh berteriak, mengatakan kata kotor serta melihat beberapa ruangan yang memang terlarang untuk dibuka.
Bahkan menurut beberapa sumber, di bagian lantai 2, memasuki ruangannya saja akan menimbulkan sensasi yang berbeda.
Meskipun demikian, kita memang hidup berdampingan dengan makhluk lain di dunia ini. Mengenai berbagai sosok yang kerap terlihat di Wisma Tumapel, hal tersebut bisa saja terjadi mengingat ruangan yang kosong bertahun-tahun, kotor dan tak terawat, pasti ada yang menjadi penghuninya.
Tetapi, meski lekat dengan citra seram, bangunan ini tetap salah satu bukti penting sejarah yang ada di Malang.
Subscribe channel Youtube kami dan ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania




