Demo tolak Omnibus Law jilid 3 di Kota Malang kembali digelar, Selasa (20/10/2020) siang. Akan ada rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demo di Alun-alun Tugu, Kota Malang.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan Satlantas Polresta Malang Kota. Hal itu mereka lakukan demi mengamankan aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, yang akan dilakukan oleh Aliansi Malang Melawan.
Satlantas Polresta Malang Kota tak ingin terjadi penumpukan kendaraan di area demonstrasi yang berpotensi mengakibatkan kemacetan. Langkah tersebut diambil karena dikhawatirkan ada sebagian masyarakat Kota Malang yak tak tahu ada aksi demo yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut.
https://www.instagram.com/p/CGhCHj_pHsx/
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution menyebut, ada beberapa jalan yang ditutup untuk menghindari kemacetan. Dari utara ke selatan mulai Jalan Basuki Rahmat, Jalan Semeru dan Jalan Bromo ditutup.
“Masyarakat bisa ambil dua alternatif, pertama bisa ambil dari Jalan J.A Suprapto, Simpang 3 Trio 2, Jalan Buring, Jalan Ijen. Kemudian alternatif kedua melalui Jalan Sutoyo, Simpang 4 Kaliurang, Jalan Mahakam, Jalan WR Supratman, Jalan PB Sudirman dan Jalan Gatot Subroto,” ungkap Rama, sapaan akrabnya, dikutip Malang Times.
Rekayasa Lalu Lintas Lainnya Saat Demo Tolak Omnibus Law Jilid 3
Sama dengan jalan yang dari arah utara ke selatan, dari arah selatan ke utara juga sama. Ada sejumlah jalan yang juga akan ditutup oleh Satlantas Polres Malang Kota.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution menyebut, mulai dari kawasan Jalan Tugu, Jalan Majapahit, Jalan Kahuripan, dan Jalan Kertanegara akan ditutup. Begitu pula Jalan Gajahmada dan Jalan Suropati.
“Jika dari arah tersebut alternatifnya bisa ke Jalan Kawi, Jalan Ijen, Jalan Oro-oro Dowo, Jalan J.A Suprapto. Yang kedua Jalan Kawi, Jalan Merdeka Utara, Jalan Merdeka Timur, Jalan Agus Salim, Jalan Gatot Subroto dan Jalan PB Sudirman,” tandasnya.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Malang Siap Temui Masa Demo Tolak Omnibus Law
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.





