Menghabiskan lebih banyak waktu di rumah saja menjadi hal yang cukup membosankan bagi sebagian orang. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun membutuhkan hiburan dalam mengadapi pandemi ini. Banyak jenis permainan tradisional yang dapat menjadi referensi seru saat berkumpul bersama keluarga. Salah satunya bermain dakon! Sebuah permainan dalam ruangan yang cocok untuk segala usia.
Apa Itu Dakon?
Permainan ini mengunakan sebuah papan plastik atau kayu sepanjang 40-50 centimeter yang memiliki 12 lubang kecil yang saling berhadapan, dan 2 lubang besar pada masing-masing sisinya alias lumbung. Lubang-lubang kecil ini nantinya berisi sejumlah biji, biasanya biji sawo kecil atau sawo manila, sejumlah 7 buah.
Masyarakat Malang umum menyebutnya dengan bermain Dakon. Jika merujuk pada daerah-daerah Indonesia lainnya, permainan untuk dua orang ini memiliki populer dengan sebutan Congklak, atau Congkak di Sumatera, Dentuman Lamban di Lampung, dan Makaotan, Anggalacang, atau Nogarata di daerah Sulawesi.
Bagaimana Sejarah Bermain Dakon?
Dalam Bahasa Arab, Congklak atau Mancala berarti ‘untuk bergerak’. Para Arkeolog dan beberapa ahli percaya bahwa permainan ini berasal dari orang-orang Arab yang datang ke Indonesia untuk berdagang dan berdakwah. Murray, seorang Sarjana Arkeologi, telah mencatat dan menelusuri asal-usul permainan ini. Konon bermain Dakon sudah ada pada masa Mesir kuno Kekaisaran Umur sekitar 15 sampai 11 abad sebelum Masehi. Wah, sudah tua sekali ya!
Masih Ingat Bagaimana Cara Bermain Dakon?
Hal pertama untuk memulai bermain dakon adalah menyiapkan papan dakon dan sejumlah biji sawo. Isi ke 14 lubang kecil dengan masing-masing 7 buah biji dakon. Selanjutnya, tentukan pemain yang akan mendapat giliran pertama dengan cara suit. Pemain pertama berhak memilih salah satu lubang kecil miliknya, dan mengambil seluruh biji dakon.
Dengan bergerak searah jarum jam, pemain harus meletakkan satu-persatu biji dakon dalam genggamannya pada lubang yang tersedia. Pemain wajib mengisi seluruh lubang, kecuali lumbung milik lawan. Jika seluruh biji dakon sudah tersebar dan berakhir pada lubang dengan isi yang masih penuh, pemain dapat melanjutkan permainan dengan mengambil seluruh biji yang ada dalam lubang tersebut.
Giliran pemain pertama berakhir saat biji dakon terakhirnya berhenti pada lumbung sendiri. Suatu Keberuntungan jika pemain terhenti pada lubang kecil sendiri yang kosong dan lubang seberang milik lawan terisi penuh, maka seluruh biji dakon pada lubang tersebut dapat dipindahkan langsung ke lumbung sendiri.
Permainan dakon ini akan berakhir saat seluruh biji yang ada di lubang kecil telah berpindah ke lumbung. Pemenangnya adalah pemain dengan jumlah biji terbanyak pada lumbung-nya. Seru sekali bukan?
Baca juga: Apa Kabar Toko Kaset Pertama yang Pernah Eksis?
Subscribe channel Youtube kami dan ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania


